KLIKSUKABUMI.COM – Aksi gerombolan bermotor kembali meresahkan masyarakat Kota Sukabumi. Kali ini, sekelompok geng motor diduga membuat kerusuhan dan mengancam keamanan warga di Jalan Lio Santa, Kampung Lio, RT 02 RW 01 Kelurahan Sudajaya Hilir, Kecamatan Baros, pada Jumat dini hari, 5 Juni 2026, sekitar pukul 03.00 WIB.
Peristiwa tersebut terjadi secara tiba-tiba ketika gerombolan motor ini mendatangi sejumlah pemuda setempat yang tengah melakukan ronda malam.
Salah seorang warga sekitar, Ramdan (21), mengaku terkejut dan langsung terbangun dari tidurnya saat geng motor tersebut datang memicu keonaran.
"Pemuda di kampung saya lagi nongkrong ngeronda malam di pertigaan itu. Biasa ngopi main gitar. Nah kebetulan ada yang lewat ngerusuh," ujar Ramdan saat memberikan kesaksian, Jumat (5/6/2026).
Menurut Ramdan, aksi mencekam tersebut berlangsung selama kurang lebih 15 menit. Ia memperkirakan jumlah kelompok pembuat onar tersebut mencapai 20 orang lebih.
Berdasarkan pantauan warga, mereka juga terlihat membawa sejumlah senjata tajam (sajam).
Merasa resah dan terancam, warga sekitar bersama pengurus RT setempat akhirnya sepakat untuk turun langsung ke jalan guna membubarkan gerombolan tersebut.
"Itu mah sampai RT turun sama warga. Pokoknya pada turun membubarin. Ada yang dikejar sampai ke dalam gang," tutur Ramdan.
Ia mengungkapkan bahwa warga dan pemuda yang meronda sama sekali tidak mengenali kelompok motor tersebut. Peristiwa penyerangan ini pun diakuinya baru pertama kali terjadi di wilayah mereka.
Pasca-kejadian, pengurus RT dan RW setempat langsung mengumpulkan para pemuda untuk memberikan pengarahan.
Warga diminta lebih waspada dan membatasi aktivitas berkumpul pada malam hari demi menghindari potensi konflik susulan.
"Sama RW juga sudah diberikan pengarahan pemudanya. Kalau bisa malam jangan terlalu berkumpul, takutnya mereka datang lagi. Khawatir pemuda makin panas dan ada kejadian jilid dua. Yang seperti itu kan suka konvoi beramai-ramai tanpa rute, istilahnya melakukan sweeping," ungkapnya.
Meskipun belum diketahui pasti apakah ada korban luka dalam insiden ini, warga mengaku sangat terganggu.
Ramdan menegaskan bahwa masyarakat berharap aparat penegak hukum bertindak cepat. "Harapannya kalau bisa ditangkap intinya," jelasnya.
Saat ini, pihak kepolisian dilaporkan telah turun ke lokasi kejadian dan masih melakukan penyelidikan mendalam guna memburu gerombolan bermotor yang telah meresahkan warga di Kecamatan Baros tersebut. (FRA)
