BSYpTfG6GpWoBUW6GpCiGpW5BY==
Terkini
klik

Ogah Kompromi, Menteri Imipas Perintahkan Jajaran Lapas Nakal Segera Berhenti

Tidak ingin ada lagi petugas yang mengabaikan peringatan
Ogah Kompromi, Menteri Imipas Perintahkan Jajaran Lapas Nakal Segera Berhenti
Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Republik Indonesia, Agus Andrianto (Sumber : Kliksukabumi)
KLIKSUKABUMI.COM – Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Republik Indonesia, Agus Andrianto, mengeluarkan peringatan keras kepada seluruh jajaran petugas Pemasyarakatan di tanah air. 

Mantan Wakapolri tersebut menegaskan tidak akan berkompromi dengan segala bentuk penyimpangan atau praktik ilegal yang terjadi di dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) maupun Rumah Tahanan (Rutan).  

Pernyataan tegas ini disampaikan langsung oleh Menteri Agus saat memberikan pengarahan di Lapas Kelas IIA Warungkiara, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.  

"Saya minta di jajaran Pemasyarakatan, tolong yang masih aneh-aneh, berhenti," ujar Menteri Agus Andrianto, Rabu (10/6/2026).
  
Menteri Agus menyoroti pentingnya menjaga integritas instansi. Beliau tidak ingin ada lagi petugas yang mengabaikan peringatan yang sudah berulang kali disampaikan oleh kementerian.  

"Jangan nanti saya ingatkan, bulan yang lalu 5 Mei itu saya ingatkan top issue, tapi 5 Juni ada kejadian," tegasnya.
  

Rombak Tata Kelola Finansial

Sebagai langkah nyata memutus rantai penyelewengan, Kemenimipas melakukan reformasi tata kelola keuangan internal Lapas. Menteri Agus memerintahkan para Kepala Lapas (Kalapas) dan Kepala Rutan (Karutan) untuk mengubah sistem pengelolaan keuntungan dari kantin basah dan warung telekomunikasi (wartel).  

Jika sebelumnya keuntungan sektor tersebut langsung dibagi habis kepada petugas yang di Lapas Warungkiara mencapai Rp300.000 per orang kini dana tersebut wajib dialihkan sebagai modal usaha produktif melalui Koperasi Primer.  

"Jangan terus dibagi, supaya keuntungannya makin banyak titik untungnya, supaya kesejahteraan pegawai bisa tercapai," jelas Agus.
  
Langkah menaikkan kesejahteraan ini diambil agar petugas fokus bekerja secara lurus. Namun, bagi mereka yang tetap nekat melanggar aturan, menteri memastikan sanksi berat tidak akan dihindari.  

"Sudahlah, nanti kena obrak-abrik semua. Ingat, rekan-rekan punya keluarga yang tentunya harus dijaga," pungkasnya.
  
Di samping penegakan disiplin yang kaku, komitmen Kemenimipas dalam menyejahterakan masyarakat dan internalnya tetap berjalan beriringan. 

Melalui pemanfaatan sisa hasil usaha Lapas dan kemitraan dengan BRI serta BTN, kementerian tercatat telah merampungkan 24 unit Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) untuk warga miskin, sekaligus menyediakan fasilitas rumah murah berbunga flat bagi para pegawai Lapas yang berintegritas. (FRA)



Editor : Fikri 
Ogah Kompromi, Menteri Imipas Perintahkan Jajaran Lapas Nakal Segera Berhenti
Periksa Juga
Next Post
Tautan berhasil disalin