| Sebuah Tiang Listrik Beton Roboh dan Melintang Tepat di Tengah Jalan Raya Provinsi Ruas Loji-Palangpang, kawasan Puncak Dini, Desa Girimukti, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi pada Minggu (24/5) Sore (Sumber : Istimewa) |
KLIKSUKABUMI.COM – Jalur utama menuju kawasan wisata dunia Geopark Ciletuh lumpuh total pada Minggu (24/5/2026) sore. Sebuah tiang listrik beton roboh dan melintang tepat di tengah Jalan Raya Provinsi Ruas Loji-Palangpang, kawasan Puncak Dini, Desa Girimukti, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi.
Insiden yang dipicu oleh hujan deras dan angin kencang ini membuat kendaraan roda empat sama sekali tidak dapat melintas dari kedua arah karena seluruh badan jalan tertutup material.
Menurut kesaksian salah seorang pengguna jalan yang berada di lokasi, Mohammad Piat Supriatna, peristiwa tersebut terjadi secara mendadak saat cuaca ekstrem melanda kawasan tersebut.
"Tiang listrik tiba-tiba roboh ke jalan saat hujan dan angin cukup kencang. Kendaraan harus antre karena pengendara harus hati-hati melintas," ujar Piat.
Piat menambahkan bahwa situasi di sepanjang jalur wisata ini menuntut kewaspadaan tinggi dari para pengendara yang melintas guna mengantisipasi ancaman bahaya serupa.
"Beruntung tidak ada korban dalam kejadian ini, tapi membuat arus lalu lintas tersendat," tambahnya, mengingatkan potensi adanya tiang atau pohon tumbang susulan.
Merespons kejadian tersebut, tim pengelola jalan provinsi langsung bergerak cepat menerjunkan personel ke lokasi untuk memulai proses evakuasi.
Mandor Jalan Loji, Erus Ruswandi, membenarkan insiden tumbangnya fasilitas publik tersebut. Berdasarkan pantauan tim di lapangan, titik longsor dan robohnya tiang berada di titik koordinat KM Bandung 169+900.
"Kejadian sekitar pukul 16.10 WIB di KM Bandung 169+900. Terjadi tiang jaringan tumbang, sehingga jalur tidak bisa dilalui kendaraan roda empat," jelas Erus singkat.
Hingga berita ini diturunkan, petugas di lapangan bersama warga setempat masih terus berupaya mengevakuasi kabel dan material tiang beton yang melintang.
Langkah darurat ini diprioritaskan agar jalur utama menuju Geopark Ciletuh dapat segera aman dan kembali dilalui secara normal. Bagi pengendara roda empat yang hendak menuju atau keluar dari kawasan Geopark Ciletuh diimbau untuk mencari jalur alternatif atau menunda perjalanan hingga proses evakuasi selesai.(FRA)
Editor : Fikri