| Kondisi Puskesmas Palabuhanratu Terendam Banjir Setinggi Lutut Orang Dewasa Akibat Luapan Sungai Ciranca. (Sumber : Istimewa) |
KLIKSUKABUMI.COM – Hujan deras dengan durasi panjang yang mengguyur wilayah Kabupaten Sukabumi memicu luapan hebat pada aliran Sungai Ciranca, Minggu (24/5/2026). Akibatnya, kawasan Kampung Cangehgar, Kelurahan Palabuhanratu, terendam banjir dan menyebabkan aktivitas pelayanan di Puskesmas Palabuhanratu sempat lumpuh total.
Banjir yang menjadi masalah klasik di ibu kota Kabupaten Sukabumi ini mulai merangsek masuk ke area fasilitas kesehatan (faskes) dan permukiman warga sekitar pukul 16.30 WIB. Lonjakan debit air sungai yang begitu cepat membuat warga setempat dilingkupi rasa cemas.
Hingga Minggu malam, genangan air dilaporkan belum juga surut. Gang-gang di permukiman warga sepenuhnya tertutup oleh luapan air yang terus meninggi.
Seorang warga setempat, Rahmat (28), mengungkapkan bahwa banjir di kawasan ini merupakan persoalan lama yang terus berulang setiap kali wilayah Palabuhanratu dihantam cuaca buruk.
“Kalau air naik itu tadi setengah lima sore sudah mulai naik-naik. Hujannya dari siang, sampai sekarang airnya belum surut,” ujar Rahmat.
“Kalau hujan gede mah sering begini. Warga juga jadi khawatir karena ini fasilitas kesehatan, takut pelayanan terganggu,” tuturnya cemas.
Merespons situasi darurat tersebut, otoritas Kecamatan Palabuhanratu bersama tim gabungan langsung bergerak ke lokasi. Petugas bersiaga di lapangan untuk memantau situasi secara berkala, mendata kerugian materiil, serta menyiapkan rencana evakuasi mandiri jika debit air terus merangkak naik.
Sekretaris Kecamatan (Sekmat) Palabuhanratu, Hendriana, membenarkan bahwa luapan hulu Sungai Ciranca telah meluas dan merendam rumah-rumah penduduk di Kampung Cangehgar.
“Air meluap sampai masuk ke rumah penduduk, termasuk rumah Bu Titin yang berada di dalam gang dekat kawasan puskesmas. Depan Puskesmas juga ikut terendam,” kata Hendriana.
Mengingat kondisi cuaca yang belum stabil, Hendriana mengeluarkan instruksi tegas agar masyarakat—khususnya yang tinggal di sepanjang bantaran sungai—segera meningkatkan kewaspadaan guna memitigasi risiko banjir susulan.
“Kami mengimbau dengan sangat kepada seluruh warga yang berada di bantaran sungai maupun titik rawan banjir lainnya di Palabuhanratu agar tetap waspada, mengingat intensitas curah hujan diprediksi masih tinggi dalam beberapa hari ke depan,” tegas Hendriana.(FRA)
Editor : Fikri