KLIKSUKABUMI.COM – Pesta ulang tahun ke-11 Bali United berakhir dengan duka di hadapan pendukungnya sendiri. Menjamu Persija Jakarta pada pekan ke-21 Super League 2025-2026, Minggu (15/2/2026) malam, tim berjuluk Serdadu Tridatu itu dipaksa menyerah dengan skor tipis 0–1 di Stadion Kapten I Wayan Dipta.
Hasil ini menjadi pukulan telak kedua bagi Bali United secara berturut-turut di kandang. Setelah pekan lalu bertekuk lutut di hadapan Persebaya, kini giliran "Macan Kemayoran" yang membawa pulang poin penuh dari Pulau Dewata.
Meski tampil tanpa pelatih kepala Mauricio Souza di pinggir lapangan, Persija Jakarta menunjukkan mentalitas juara sejak menit awal. Laga baru berjalan delapan menit, striker tajam Gustavo Almeida langsung menghentak publik Dipta.
Mantan penyerang Arema FC tersebut berhasil memanfaatkan kelengahan lini belakang tuan rumah untuk menjebol gawang Mike Houptmeijer. Gol semata wayang itu bertahan hingga peluit panjang dibunyikan, sekaligus menjadi pembeda dalam duel sengit ini.
Persija Dominasi Statistik dan Penguasaan Bola
Secara permainan, Persija Jakarta memang tampil lebih klinis. Tim tamu mendominasi aliran bola dengan persentase penguasaan mencapai 52 persen, berbanding 48 persen milik Bali United.
Lini serang Persija juga berkali-kali merepotkan pertahanan tuan rumah dengan melepaskan total 16 tembakan, di mana 5 di antaranya tepat sasaran.
Sebaliknya, Bali United tampak kesulitan membongkar rapatnya barisan pertahanan lawan meski bermain di bawah dukungan ribuan suporternya.
Kemenangan ini membuat Persija Jakarta terus memanaskan persaingan di papan atas. Tambahan tiga poin mengukuhkan posisi mereka di peringkat ketiga klasemen sementara dengan koleksi 44 poin (14 menang, 2 seri, 5 kalah).
Di sisi lain, kekalahan ini membuat Bali United kian terperosok ke papan tengah. Saat ini, skuat asuhan Stefano Cugurra tertahan di peringkat ke-10 dengan raihan 28 poin, hasil dari catatan yang cukup kontras: tujuh kali menang, tujuh kali imbang, dan tujuh kali kalah.
Reporter : F. Alfi
Editor : Fikri