KLIKSUKABUMI.COM – Identitas jasad pria yang ditemukan mengambang di aliran Sungai Cidadap, Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi pada Jumat (23/1/2026) sore akhirnya terungkap. Korban diketahui bernama Cepang, warga Kampung Kaung Luwuk RT 07/15, Desa Cidadap, Kecamatan Simpenan.
Berdasarkan hasil pemeriksaan identitas oleh tim Inafis Satreskrim Polres Sukabumi, korban diduga kuat meninggal dunia akibat terpeleset saat hendak menyeberangi sungai menuju kebun miliknya.
Anak kedua almarhum, Endro Ariawan, mengaku pertama kali mendapatkan kabar duka tersebut melalui unggahan di media sosial Facebook. Ia menjelaskan bahwa ayahnya sempat berpamitan untuk pergi berkebun setelah menunaikan ibadah salat Jumat.
"Ya kesehariannya bapak saya itu berkebun, berladang. Dan tadi pas setelah Jumat, dia pamitan mau berangkat ke kebun," ujar Endro saat dikonfirmasi, Sabtu (24/1/2026).
Rasa khawatir Endro memuncak saat melihat informasi penemuan mayat di media sosial sekitar pukul 15.00 WIB. Setelah berkoordinasi dengan pihak berwajib, kecurigaannya terbukti benar.
"Saya nerima kabarnya tadi setengah enam-an (17.30 WIB) dari bhabin setelah dicek barusan ke kamar jenazah, iya bener itu almarhum bapak," tegasnya.
Diduga Terpeleset Saat Menyeberang
Menurut Endro, lokasi kebun sang ayah memang mengharuskan almarhum menyeberangi aliran sungai. Dalam sepekan terakhir, korban pun diketahui sering menginap di kebun untuk mengurus ladangnya.
"Almarhum memang berkebun kesehariannya. Kalau minggu-minggu ini almarhum sering nginep di kebun, dan posisi kebun berada di seberang sungai," terangnya.
Pihak keluarga menyatakan telah ikhlas menerima musibah ini sebagai kecelakaan murni. Mereka juga secara resmi menolak proses autopsi terhadap jenazah almarhum.
"Kami sepakat dengan keluarga tidak dilakukan autopsi, keluarga menerima dengan kejadian ini," pungkas Endro.(FKR)