KLIKSUKABUMI.COM – Kecelakaan lalu lintas tragis kembali terjadi di ruas Jalan Raya Cikukulu, tepatnya di Kampung Cisande, Desa Cisande, Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi pada Jumat malam (23/1/2026) sekitar pukul 22.10 WIB.
Insiden ini mengakibatkan seorang pelajar meninggal dunia setelah menjadi korban tabrak lari yang melibatkan kendaraan roda dua lain dan sebuah truk tronton.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Sukabumi menuturkan, kecelakaan bermula saat sepeda motor Honda Beat dengan nomor polisi F 6185 TT yang dikendarai oleh AA (15) berboncengan dengan IA (14) melaju dari arah Cibadak menuju Sukabumi Kota.
Setibanya di lokasi kejadian, tepat di depan Hotel Raflesia, sebuah sepeda motor misterius melaju kencang dari arah berlawanan.
Motor tersebut diduga hilang kendali hingga masuk ke lajur kanan dan menyerempet stang kanan motor korban.
"Benturan tersebut menyebabkan motor korban oleng. AA terpelanting ke lajur kanan jalan, sementara rekannya, IA, jatuh ke arah kiri. Nahas, di saat yang bersamaan, sebuah truk tronton yang melintas dari arah Sukabumi Kota menuju Cibadak diduga melindas Anggi yang berada di lajur kanan," ujar Wangsit saat dikonfirmasi pada Sabtu (24/1/2026).
Akibat insiden ini, AA dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian akibat cedera kepala berat serta luka di bagian tangan dan kaki. Sementara itu, penumpang motor, Indah Aulia, mengalami luka ringan berupa memar di perut dan lecet pada kaki kiri.
Mirisnya, baik pengendara motor yang menyerempet maupun truk tronton yang terlibat tidak menghentikan kendaraannya dan langsung melarikan diri dari tempat kejadian perkara (TKP).
Unit Gakkum Satlantas Polres Sukabumi kini tengah melakukan penyelidikan mendalam untuk mengejar identitas kedua kendaraan yang melarikan diri tersebut.
"Saat ini, perkara kecelakaan tersebut masih dalam proses penyelidikan intensif oleh Unit Gakkum Polres Sukabumi. Kami tengah mengumpulkan keterangan saksi dan mencari bukti terkait identitas kendaraan motor serta truk tronton yang melarikan diri setelah kejadian," tambahnya.
Berdasarkan hasil olah TKP awal, kondisi jalan di lokasi kejadian merupakan jalan aspal lurus dengan marka jalan yang jelas.
Namun, kondisi penerangan di area tersebut tergolong minim meskipun terdapat beberapa lampu JPU, yang diduga menjadi salah satu faktor penyulit bagi pengendara di malam hari.
Pihak kepolisian mengimbau kepada masyarakat yang melihat atau memiliki informasi terkait ciri-ciri kendaraan yang terlibat untuk segera melapor guna membantu proses hukum lebih lanjut.(FKR)