BSYpTfG6GpWoBUW6GpCiGpW5BY==
Terkini
klik

Cuaca Ekstrem Tak Surutkan Minat Wisata ke Jembatan Gantung Situ Gunung, Pengelola Perketat Mitigasi

Wisatawan Diimbau Patuhi Peringatan Petugas
KLIKSUKABUMI.COM – Meski Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan dini terkait cuaca ekstrem di awal tahun 2026, antusiasme masyarakat untuk berlibur tetap membara. Objek wisata Jembatan Gantung (Suspension Bridge) Situ Gunung di Sukabumi tetap dipadati pengunjung meski langit kerap diselimuti mendung tebal dan suhu udara menurun drastis.

Berdasarkan pantauan di lokasi pada Sabtu (17/1/2026), tren kunjungan justru mengalami kenaikan sekitar 5 hingga 10 persen. Para wisatawan tampak tetap menikmati suasana alam pegunungan meski risiko hujan membayangi aktivitas mereka.

Wisatawan "Sedia Payung Sebelum Hujan"

Bagi sebagian pengunjung, perjalanan ke Situ Gunung di tengah musim penghujan memerlukan persiapan ekstra. Mira Jihan Rosdiana (23), wisatawan asal Jakarta Selatan, mengaku sempat ragu untuk berangkat melihat kondisi cuaca di Jabodetabek yang terus diguyur hujan.

"Sebenarnya saya khawatir karena kalau pantau BMKG, Jakarta dan sekitarnya hujan terus. Sempat ragu, apalagi di media sosial banyak yang menyarankan kalau ke sini harus pagi supaya tidak terjebak hujan siang harinya. Tapi bismillah saja dulu, untungnya sekarang belum hujan," ujar Mira.

Ia juga menekankan pentingnya membawa perlengkapan mandiri guna mengantisipasi cuaca yang berubah cepat di area hutan.
"Saya sudah siapkan payung dan jas hujan plastik untuk jaga-jaga. Soalnya kalau sudah masuk ke dalam area wisata, agak sulit mencari penjual jas hujan," tambahnya.

Senada dengan Mira, Maskuri, wisatawan asal Purwakarta, menilai cuaca mendung justru memberikan sensasi tersendiri saat menyeberangi jembatan gantung terpanjang di Asia Tenggara tersebut.

"Baru pertama kali ke sini, asyik dan seru. Untuk adrenalin cukup lumayan terasa. Kalau rasa takut pasti ada, persiapannya ya berdoa saja," kata Maskuri.

Menanggapi lonjakan pengunjung di tengah cuaca ekstrem, pihak pengelola Situ Gunung tidak tinggal diam. Keselamatan wisatawan menjadi prioritas utama melalui serangkaian prosedur mitigasi yang ketat.

Rustandi, perwakilan pengelola Situ Gunung, menjelaskan bahwa imbauan keselamatan sudah diberikan sejak pengunjung berada di loket masuk.

"Kami melakukan mitigasi sejak di loket dengan memberikan imbauan terkait kondisi cuaca. Jika hujan turun, kami meminta pengunjung untuk tidak berteduh di bawah pohon rimbun karena rawan dahan patah. Kami sudah siapkan area terbuka untuk berteduh," jelas Rustandi.

Selain itu, operasional wahana ekstrem akan dihentikan sementara jika kondisi alam dianggap membahayakan.

"Untuk wahana seperti keranjang langit dan flying fox, jika hujan deras otomatis kami tutup. Apalagi jika ada petir, akan kami tutup total,” tegasnya.(FRA)


Cuaca Ekstrem Tak Surutkan Minat Wisata ke Jembatan Gantung Situ Gunung, Pengelola Perketat Mitigasi
Periksa Juga
Next Post
Tautan berhasil disalin