BSYpTfG6GpWoBUW6GpCiGpW5BY==
Terkini
klik

90% Dapur MBG di Sukabumi Belum Sertifikasi Halal, MUI Desak Seleksi Ketat

KLIKSUKABUMI.COM – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sukabumi memberikan sorotan tajam terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Meski mendukung peningkatan gizi anak, MUI memperingatkan bahwa aspek halalan thayyiban (halal dan baik) harus menjadi syarat mutlak yang tidak bisa ditawar.

Berdasarkan regulasi Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), seluruh produk makanan dari pelaku usaha termasuk Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) wajib bersertifikat halal paling lambat 18 Oktober 2026, sesuai amanat UU No. 33 Tahun 2014.

Temuan Lapangan yang Memprihatinkan

Sekretaris Umum MUI Kabupaten Sukabumi, H. Ujang Hamdun, mengungkapkan fakta mengejutkan dari hasil pantauan di lapangan. Mayoritas penyedia makanan yang terlibat dalam program MBG ternyata belum mengantongi sertifikat resmi.

"Berdasarkan data awal, mayoritas memang belum memiliki sertifikat halal. Perkiraan kami bisa mencapai 90 persen, termasuk SPPG-SPPG baru yang bermunculan mengikuti kebijakan lokasi minimal 60 meter dari sekolah," ujar H. Ujang, Jumat (23/1/2026).

Menurutnya, sertifikasi halal bukan sekadar urusan birokrasi, melainkan bentuk pertanggungjawaban moral kepada masyarakat dan negara.

MUI meminta instansi terkait dan pihak perbankan yang menyokong rantai pasok program ini untuk lebih selektif. H. Ujang menegaskan agar tidak ada kompromi bagi penyedia yang mengabaikan standar halal.

“Mohon kepada pihak terkait, apabila ada perusahaan atau SPPG yang belum memiliki sertifikat halal, untuk ditinjau kembali atau bahkan tidak dilanjutkan kerja samanya. Ini demi menjamin mutu dan kualitas produk yang dijamin negara melalui LPPOM dan Majelis Fatwa," tegasnya.

Sebagai solusi konkret, MUI Kabupaten Sukabumi kini membuka layanan pendampingan bagi para pengelola SPPG, pemilik restoran, hingga rumah makan. MUI telah menyiagakan petugas khusus (penyelia halal) untuk membimbing pelaku usaha agar proses sertifikasi berjalan cepat dan mudah.

Langkah ini diharapkan mampu menyelaraskan kesuksesan program MBG dengan ketenangan batin orang tua siswa di Sukabumi, sehingga makanan yang dikonsumsi anak-anak tidak hanya sehat, tetapi juga terjamin secara syariat.(FRA)


90% Dapur MBG di Sukabumi Belum Sertifikasi Halal, MUI Desak Seleksi Ketat
Periksa Juga
Next Post
Tautan berhasil disalin