BSYpTfG6GpWoBUW6GpCiGpW5BY==
Terkini
klik

Uang Titipan Paket Ludes untuk Judol, Kurir Tiktok Shop Mengaku Dibegal di Ciambar

Kecurigaan Polisi Menguat Setelah Adanya Transaksi Top Up Hingga Rp1 juta
Ciambar, Sukabumi - Warga Ciambar, Kabupaten Sukabumi, sempat dihebohkan oleh laporan pembegalan yang ternyata adalah rekayasa. 

Seorang pria bernama Agus (30), pengemudi ojek online dan pengantar paket, diduga merekayasa insiden perampasan uang titipan paket senilai Rp2,7 juta. Motif di balik kebohongan ini adalah untuk menutupi fakta bahwa uang tersebut telah habis digunakan untuk bermain judi online.

Peristiwa yang diklaim sebagai pembegalan tersebut dilaporkan terjadi di Jalan Raya Pasir Kerak, Desa Cibunarjaya, Kecamatan Ciambar, Kabupaten Sukabumi, sekitar pukul 23.00 WIB.

Namun, penyelidikan yang dilakukan oleh Polsek Nagrak menemukan kenyataan yang jauh berbeda. Polisi memastikan bahwa insiden tersebut adalah rekayasa yang dibuat oleh Agus sendiri. 

Kasus ini mulai terkuak setelah Agus memberikan keterangan yang berbeda-beda saat diperiksa di Mapolsek Nagrak.

Anggota Polsek Nagrak, Aipda M. Chusairi, menjelaskan proses terungkapnya kebohongan tersebut.

"Pukul 23.00 WIB Agus mengaku telah dibegal oleh tiga motor, dua di depan dan satu dari belakang. Katanya keterlibatan perkelahian, hingga tas berisi uang Rp2,7 juta dirampas. Namun setelah diperiksa lebih dalam akhirnya Agus mengaku, bahwa dirinya membuat video rekayasa pembegalan,” kata Chusairi.

Chusairi mengungkapkan bahwa total nilai paket yang dibawa Agus adalah sekitar Rp3,2 juta. Dari jumlah tersebut, Rp2,5 juta adalah uang tunai titipan dari konsumen, dan sisanya, Rp700 ribu, melalui transfer.
Ironisnya, uang setoran yang seharusnya diserahkan justru digunakan Agus untuk bermain judi slot.

"Di ponsel Agus ada histori transaksi top up Rp250 ribu sampai Rp300 ribu, hingga ada penarikan Rp1 juta, dalam satu hari habis sebanyak itu,” terang Chusairi.


Pengakuan dan Permintaan Maaf


Di hadapan Anggota Polsek Nagrak, dan didampingi pihak kepolisian, Agus akhirnya mengakui perbuatannya.

“Saya mengakui bahwa kejadian begal di Ciambar itu rekayasa saya sendiri karena uang setoran paket sudah saya gunakan," ucap Agus.

Agus, yang berdomisili di Cisaat, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat luas, khususnya warga Ciambar yang sempat merasa resah akibat kabar palsu mengenai pembegalan tersebut.(VAN)
Uang Titipan Paket Ludes untuk Judol, Kurir Tiktok Shop Mengaku Dibegal di Ciambar
Periksa Juga
Next Post
Tautan berhasil disalin