Kecurigaan ini muncul setelah warga Desa Cibuntu dan petugas berhasil mengevakuasi seekor buaya seberat 70 kilogram yang terjerat jaring pada Rabu (7/10/2026) malam.
Berdasarkan keterangan di lapangan, reptil predator yang muncul di lokasi sebenarnya lebih dari satu.
Kasi Pengendalian Operasi dan Komunikasi Penyelamatan DPKP Kabupaten Sukabumi, Tatang Sutarman, menegaskan pihaknya terus memantau situasi di sekitar muara.
"Kami mendapat laporan dari warga bahwa buaya yang terlihat malam itu ada dua ekor," kata Tatang saat dikonfirmasi, Jumat (9/10/2026).
Menurutnya, tim pemadam kebakaran saat ini terus bersiaga dan berkoordinasi dengan aparat desa setempat untuk mencegah konflik antara satwa dan manusia.
"Satu buaya sudah berhasil kami evakuasi dengan aman, namun satu lagi belum ditemukan," jelasnya.
Mengingat potensi bahaya yang mengancam, warga setempat dan para nelayan diimbau untuk tidak mendekati area muara seorang diri.
"Artinya, masih ada satu ekor lagi yang bersembunyi di sekitar aliran sungai atau muara," tambah Tatang.
Pihak DPKP Kabupaten Sukabumi juga berencana terus melakukan penyisiran jika kembali ada laporan penampakan dari warga.
"Kurangi aktivitas memancing atau mencari ikan di sungai, terutama pada pagi dan malam hari," tutupnya. (FRA)
