BSYpTfG6GpWoBUW6GpCiGpW5BY==
Terkini
klik

Ratusan Gerai Koperasi Merah Putih di Sukabumi Rampung, Tim Gabungan Kebut Uji Kelayakan

Ratusan Gerai Koperasi Merah Putih di Sukabumi Rampung, Tim Gabungan Kebut Uji Kelayakan
Foto : Koperasi Desa Merah Mutih (Sumber : Istimewa)

KLIKSUKABUMI.COM - Pembangunan ratusan unit Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di wilayah Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, telah memasuki tahap akhir. Sebanyak 251 gerai dilaporkan sudah tuntas secara fisik, sementara 88 unit di antaranya sedang melewati fase verifikasi dan validasi (verval) untuk memastikan kesiapan operasionalnya.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah (DKUKM) Kabupaten Sukabumi, Sri Hastuty Harahap, mengonfirmasi bahwa data progres pembangunan ini dihimpun berdasarkan laporan dari jajaran TNI setempat. 

Dari total target 269 gerai, hanya tersisa 18 unit yang masih dalam tahap pengerjaan.

"Berdasarkan laporan jajaran Kodim 0622 dan 0607, mayoritas pembangunan fisik gerai KDKMP sudah rampung sepenuhnya," ujar Sri Hastuty, Jumat (23/10/2026).

Untuk mempercepat peresmian, tim gabungan khusus yang dibentuk melalui Surat Keputusan Sekretaris Daerah Sukabumi telah diterjunkan ke berbagai titik. Tim ini bertugas meninjau kelayakan aset sebelum gerai resmi dibuka untuk publik.

"Penilaian di lapangan difokuskan pada keabsahan legalitas tanah, kelayakan struktur bangunan utama, hingga kesiapan kendaraan operasional," jelas Sri.

Langkah inspeksi ini merupakan mandat langsung dari Kementerian Koperasi bersama mitranya, PT Agrinas Pangan Nusantara. Dalam pelaksanaannya, hasil verifikasi akan diklasifikasikan menjadi tiga status: layak, layak dengan catatan, dan tidak layak.

"Proses verifikasi ini sudah berjalan maraton sejak pertengahan Oktober dan akan terus kami kawal hingga seluruh unit tuntas diperiksa," tambahnya.

Berdasarkan pantauan awal, sebagian besar gerai yang telah disurvei masuk ke dalam kategori layak namun masih memerlukan beberapa penyempurnaan kecil sebelum bisa dioperasikan.

"Hasil sementara menunjukkan banyak gerai berstatus layak dengan catatan, rata-rata terkait kurang kompletnya peralatan atau perbaikan minor fisik bangunan," papar Sri.

Terkait jadwal pembukaan resmi, Sri memastikan pihaknya akan terus menyelaraskan instruksi dari pemerintah pusat dengan realitas di lapangan.

"Pemerintah pusat memang mendorong percepatan operasionalisasi, namun kami di daerah tetap berpatokan pada objektivitas kelayakan riil di lapangan," tutupnya. (FRA)

 Ratusan Gerai Koperasi Merah Putih di Sukabumi Rampung, Tim Gabungan Kebut Uji Kelayakan
Periksa Juga
Next Post
Tautan berhasil disalin