BSYpTfG6GpWoBUW6GpCiGpW5BY==
Terkini
klik

Lahan Pemakaman Tercemar Air Lindi, Warga Blokir Akses Truk Sampah ke TPA Cikundul Sukabumi

Lahan Pemakaman Tercemar Air Lindi, Warga Blokir Akses Truk Sampah ke TPA Cikundul SukabumiFoto : Warga Blokir Jalan Menuju TPA Cikundul Menyebabkan Truk Pembuangan Sampah Mengantri (Sumber : Kliksukabumi)

KLIKSUKABUMI.COM — Belasan warga Kampung Santiong, Kelurahan Sukamekar, Kecamatan Lembursitu, Kota Sukabumi, menggelar aksi pemblokiran jalan menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cikundul pada Jumat (11/9/2026) pagi. Aksi pengadangan truk pengangkut sampah ini menyebabkan antrean kendaraan mengular di sepanjang jalan selama lebih dari dua jam.

Pemblokiran jalan merupakan bentuk puncak kekesalan warga atas tercemarnya lahan pemakaman wakaf milik mereka oleh air limbah sampah (air lindi) yang mengalir dari TPA Cikundul. Warga mengaku sudah menanti kepastian perbaikan lahan pemakaman yang tergenang limbah tersebut selama lebih dari 10 tahun.

Pendi Elong, salah seorang warga setempat, mengungkapkan bahwa area pemakaman lama milik warga kini sudah penuh dan tertimbun sampah. Sementara itu, lahan pengganti yang disiapkan pemerintah daerah justru tidak dapat digunakan karena berubah menjadi rawa yang tergenang air limbah.

"Sudah ada tanah pemakaman lagi tetapi terurug sampah. Ada lahan pengganti, tetapi tidak bisa digunakan untuk penguburan karena sudah menjadi rawa dan penuh air sampah," ujar Pendi.

Pendi menambahkan, forum masyarakat terdampak telah berulang kali menggelar audiensi dengan pihak kelurahan, kecamatan, hingga dinas terkait untuk menagih janji perbaikan. Namun, hingga aksi pemblokiran ini terjadi, belum ada tindakan nyata dari pemerintah.

*Respon Pemkot Sukabumi*

Aksi penutupan jalan baru mereda pada Jumat sore setelah Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana, mendatangi lokasi dan memberikan penjelasan langsung kepada warga.

Bobby menegaskan bahwa Pemerintah Kota Sukabumi bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Pekerjaan Umum (PU), dan Bappeda telah berkoordinasi untuk menangani masalah tersebut. 

Pemerintah berjanji akan menguruk lahan pemakaman wakaf warga serta melakukan pengerukan air limbah secara bertahap.

"Kami berkoordinasi dengan Kadis LH dan Pak Wali Kota untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat, yaitu menguruk lahan pemakaman wakaf warga yang terkena air lindi saat hujan," jelas Bobby.

Ia menjelaskan, pengerjaan pengurukan tanah setinggi dua meter akan dibagi menjadi dua tahap dengan memanfaatkan penyesuaian Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) tahun ini.

"Kami sudah berkoordinasi dengan Dinas LH, Dinas PU, dan Bappeda untuk melihat anggaran yang bisa dialokasikan agar bisa dieksekusi dulu secara bertahap," tambahnya.

Setelah dicapai kesepakatan dan janji kepastian dari Pemkot Sukabumi, warga akhirnya membuka kembali pemblokiran jalan. Belasan armada pengangkut sampah yang sempat tertahan selama lima jam akhirnya diizinkan melintas untuk membuang sampah ke TPA Cikundul.(FKR)

 Lahan Pemakaman Tercemar Air Lindi, Warga Blokir Akses Truk Sampah ke TPA Cikundul Sukabumi
Periksa Juga
Next Post
Tautan berhasil disalin