KLIKSUKABUMI.COM - Pengusaha nasional Jusuf Hamka, atau yang akrab disapa Babah Alun, menghadiri pembukaan resmi destinasi wisata Teras Alam Riverside di Jalan Sejahtera, Dayeuhluhur, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi pada Sabtu (5/9/2026).
Dalam momen ini, Jusuf Hamka menekankan pentingnya peran aktif pihak swasta dalam membantu pembangunan daerah dan menyokong perekonomian masyarakat sekitar.
Kegiatan ini juga turut dihadiri oleh Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki, Waka Polres Sukabumi Kota Kompol Fajri Anbiya, dan Founder Rumah Inspirasi Alus Pisan (RIAP).
“Di kala pemerintah belum terjangkau, kita yang mampu sebagai swasta wajib mengisi, karena negeri ini negeri kita. Di mana bumi dipijak, di situ langit harus dijunjung,” kata Jusuf Hamka.
Jusuf Hamka mengimbau para pengusaha besar yang berinvestasi di daerah agar tidak berjalan sendiri, melainkan wajib merangkul pelaku usaha kecil dan pedagang lokal.
“Kalau kamu mau memberikan makan kepada orang, kamu harus pakai UMKM, jangan masak sendiri. Pemberdayaan UMKM setempat ini langkah yang sangat tepat,” tegasnya.
Kehadiran ratusan pengemudi ojek online (ojol) dalam acara tersebut turut mendapat apresiasi khusus dari Jusuf Hamka. Beliau menilai komunitas ojol memiliki peran penting dalam menjaga kondusifitas wilayah.
“Saya bangga teman-teman ojol bisa hadir di sini ikut bersukacita. Ojol itu masyarakat paling terdepan yang menjaga negeri ini tetap aman dan tentram,” tuturnya.
Lebih lanjut, Jusuf Hamka mengajak seluruh elemen pengusaha di Sukabumi untuk senantiasa memelihara semangat toleransi dan kepedulian sosial tanpa membeda-bedakan.
“Kalian teman-teman pengusaha, tolonglah berinteraksi dan peduli. Kita tidak perlu pagar tembok yang tinggi-tinggi, tapi pagar mangkok yang penuh isi,” imbuhnya.
Sementara itu, pihak pengelola menyambut positif arahan tersebut. Founder Teras Alam Riverside, Tan Wijaya, menjelaskan bahwa objek wisata alam keluarga ini mengusung konsep rekreasi air, glamping, dan ruang terbuka hijau yang memang dirancang melibatkan warga lokal.
“Fasilitas kami dapat digunakan untuk acara pernikahan, outbound, hingga pembentukan karakter. Kami juga memberdayakan warga RT, RW, dan UMKM sekitar,” ujar Tan Wijaya.
Tan Wijaya menambahkan, objek wisata ini beroperasi setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB.
Pihaknya juga menjamin seluruh aktivitas rekreasi, khususnya wahana sungai seperti tubing, mengedepankan standar keselamatan tinggi.
“Kami sangat fokus pada keselamatan pengunjung. Untuk permainan air, kami menggunakan tenaga operasional yang bersertifikasi sehingga kegiatan dipastikan aman,” kata dia. (FRA)
