Menanggapi viralnya video tersebut, Kepala Desa Nyalindung, Asep HAS, angkat bicara. Ia membenarkan bahwa lokasi pengambilan gambar memang berada di wilayahnya, namun ia menegaskan bahwa video yang beredar luas itu adalah rekaman lawas yang kembali diviralkan oleh pihak tak bertanggung jawab.
"Betul itu lokasinya ada di Cirawa. Namun, itu video lama yang diunggah kembali," ujarnya saat dikonfirmasi, Senin (28/9/2026).
Lebih lanjut, Asep HAS menjelaskan kronologi di balik rekaman tersebut. Menurutnya, video itu diambil oleh rombongan warga asal Kabupaten Cianjur yang sedang menumpangi mobil pick-up. Rombongan tersebut sedang dalam perjalanan pulang usai berlibur dari kawasan pantai Palabuhanratu dan melintasi jalur Cirawa.
Faktanya, peristiwa dalam video itu tidak terjadi baru-baru ini. Momen penampakan tersebut direkam pada bulan Maret 2026 silam, tepatnya pada masa libur Hari Raya Idul Fitri.
"Itu video lawas muncul kembali. Kejadiannya itu pada Maret lalu dan sepertinya itu warga tetangga di Kabupaten Cianjur yang merekamnya saat pulang melintasi Cirawa setelah liburan ke Palabuhanratu pada libur Idul Fitri 2026 lalu," ungkapnya secara rinci.
Dengan terungkapnya fakta di balik video viral ini, Asep HAS meminta masyarakat khususnya warga Kampung Cirawa dan sekitarnya agar tidak mudah terpancing dan ketakutan oleh isu mistis yang belum jelas kebenarannya.
Ia meyakini bahwa warga Desa Nyalindung sudah cukup cerdas dan rasional dalam menyikapi informasi yang beredar di media sosial.
"Saya mengimbau warga untuk tetap tenang dan bijak dalam menanggapi fenomena tersebut," pungkasnya.(FKR)
