KLIKSUKABUMI.COM — Keraguan warga terkait kejelasan Program Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) di Desa Pasirdatar Indah, Kecamatan Caringin, Kabupaten Sukabumi, akhirnya terjawab.
Kepala Desa Pasirdatar Indah memastikan rumah milik Bah Oji (74) di Kampung Pangkalan bakal segera diperbaiki pada Oktober 2026 mendatang.
Kades menjelaskan, usulan bantuan perbaikan rumah warga kurang mampu di desanya sebenarnya sudah diajukan secara berkelanjutan kepada pemerintah.
"Terkait Rutilahu, sebenarnya sudah kami ajukan terus-menerus dari tahun 2022 atau 2023. Namun pencairannya bertahap, dari usulan 120 unit baru terealisasi sebagian," ujar Kades saat dikonfirmasi, Kamis (10/9/2026).
Menurut Kades, rumah bilik bambu Bah Oji yang kondisinya lapuk kini telah masuk dalam skema program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari Kementerian Perumahan. Petugas juga sudah melakukan verifikasi faktual langsung ke lokasi.
"Untuk rumah Bah Oji sekarang sudah masuk program BSPS Kementerian. Petugas bahkan sudah turun melakukan verifikasi lapangan pada 21 Agustus 2026 lalu," ungkapnya.
Ia meminta warga dan pihak keluarga untuk tenang karena proses pengerjaan fisik bangunan akan segera dimulai setelah tahapan sosialisasi selesai.
"Insyaallah realisasi pembangunannya dijadwalkan pada bulan Oktober. Sekarang tinggal menunggu tahapan sosialisasi sebelum pengerjaan dimulai," kata Kades menambahkan.
Pemerintah desa menegaskan terus berkoordinasi dengan petugas pendamping lapangan agar pelaksanaan bantuan berjalan lancar.
"Kami langsung berkoordinasi dengan pemilik rumah dan pendamping program. Tinggal menunggu sosialisasi lalu dilanjutkan dengan realisasi pembangunan," tutur Kades.
Sebelumnya, keluhan muncul dari putra Bah Oji, Saepuloh, yang merasa waswas karena rumahnya telah dikunjungi dan didata petugas sebanyak enam kali tanpa kepastian pencairan.
Sebagai kuli bangunan berupah Rp60 ribu per hari, ia mengaku tidak mampu memperbaiki atap rumahnya yang patah secara mandiri.
Dengan masuknya nama Bah Oji dalam daftar penerima BSPS Kementerian, kepastian tempat tinggal yang layak bagi keluarga tersebut dipastikan terealisasi dalam waktu dekat. (FRA)