BSYpTfG6GpWoBUW6GpCiGpW5BY==
Terkini
klik

Dampak Kekeringan, PMI Kabupaten Sukabumi Salurkan 25 Ribu Liter Air Bersih di Nagrak dan Gegerbitung

Dampak Kekeringan, PMI Kabupaten Sukabumi Salurkan 25 Ribu Liter Air Bersih di Nagrak dan Gegerbitung
Foto : Distribusi Air Bersih PMI Dan BPBD Kab.Sukabumi

KLIKSUKABUMI.COM — Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sukabumi bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan berbagai elemen masyarakat terus mengintensifkan pendistribusian air bersih untuk menanggulangi krisis air akibat musim kemarau panjang. Sebanyak 25.000 liter air bersih telah disalurkan kepada lebih dari 700 Kepala Keluarga (KK) di Kecamatan Nagrak dan Gegerbitung yang terdampak kekeringan parah.

Staf Markas Bidang Penanganan Bencana PMI Kabupaten Sukabumi, Dikdik Maulana, menjelaskan bahwa operasi distribusi air bersih ini digencarkan berdasarkan surat permohonan bantuan dari masing-masing pemerintah desa yang warganya mulai kesulitan mendapatkan air untuk kebutuhan dasar sehari-hari.

"Pendistribusian ini merupakan respons cepat kami atas permohonan dari pemerintah desa setempat. Di wilayah Kecamatan Nagrak, kami telah menyalurkan 10.000 liter air bersih untuk memenuhi kebutuhan konsumsi dan rumah tangga 160 Kepala Keluarga di Kampung Pasir Jeungjing, Desa Babakan Panjang yang terdampak bencana kekeringan," ujar Dikdik Maulana pada Kamis (24/9/2026).

Operasi kemanusiaan di Desa Babakan Panjang, Kecamatan Nagrak, ini tidak hanya dilakukan oleh PMI, melainkan melalui kerja sama lintas sektoral bersama Pemerintah Desa Babakan Panjang, BPBD Kabupaten Sukabumi, dan Yayasan Mimbar Al-Tauhid. Tim di lapangan turut dibantu oleh Bhabinkamtibmas, Unit Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (URC PB) Kecamatan Nagrak, dan para pengurus lingkungan setempat.

Tidak berhenti di satu titik, armada tangki air juga dikerahkan secara maraton ke Kecamatan Gegerbitung dengan volume air yang lebih besar mengingat luasnya wilayah terdampak.

"Selain di Nagrak, tim gabungan juga bergerak ke Kecamatan Gegerbitung. Di Desa Karangjaya, kami mendistribusikan 15.000 liter air bersih yang menjangkau sekitar 625 KK yang tersebar di tujuh titik perkampungan, mulai dari Kampung Cibala, Cibalukbuk, Ciseupan, Ciawitali, Sindangkerta, Rancabungur, hingga Cibarengkok," tambah Dikdik merinci jangkauan operasi tersebut.

Kekeringan yang melanda wilayah-wilayah ini membuat sumur warga menyusut drastis, sehingga pasokan air bersih sangat bergantung pada bantuan instansi terkait. Kegiatan penyaluran yang berlangsung hingga malam hari ini berjalan lancar berkat pengawalan dan kolaborasi unsur wilayah setempat.

Menutup keterangannya, Dikdik Maulana menekankan pentingnya kerja sama antarlini dalam menghadapi darurat kekeringan ini.

"Kegiatan penyaluran puluhan ribu liter air bersih ini tidak akan terlaksana dan merata tanpa sinergi yang kuat di lapangan. Kami bekerja sama erat dengan BPBD Kabupaten Sukabumi, jajaran pemerintah desa, TNI, Polri, serta relawan kemanusiaan lainnya untuk memastikan setiap tetes air ini tepat sasaran dan meringankan beban warga," pungkasnya.

Hingga saat ini, PMI dan BPBD Kabupaten Sukabumi terus bersiaga menerima laporan dan memetakan wilayah-wilayah krisis air lainnya untuk segera diberikan bantuan suplai air bersih secara bertahap.(FKR)

 Dampak Kekeringan, PMI Kabupaten Sukabumi Salurkan 25 Ribu Liter Air Bersih di Nagrak dan Gegerbitung
Periksa Juga
Next Post
Tautan berhasil disalin