BSYpTfG6GpWoBUW6GpCiGpW5BY==
Terkini
klik

Turun ke Pemukiman Warga Kadudampit Sukabumi, Kukang Jawa Dievakuasi dan Dilepasliarkan BBTNGGP

Primata langka ini dinyatakan dalam kondisi prima sebelum dilepasliarkan
Turun ke Pemukiman Warga Kadudampit Sukabumi, Kukang Jawa Dievakuasi dan Dilepasliarkan BBTNGGP
Dokter Hewan BBTNGGP Memeriksa Kondisi Kesehatan Kukang Jawa yang Ditemukan Warga Sebelum Dilepasliarkan (Sumber : Istimewa)
KLIKSUKABUMI.COM – Kesadaran masyarakat Kabupaten Sukabumi terhadap perlindungan satwa langka semakin menunjukkan tren positif. Hal ini dibuktikan dengan aksi warga Kampung Cipetir Tengah, Desa Sukamaju, Kecamatan Kadudampit, yang secara sukarela menyerahkan seekor Kukang Jawa (Nycticebus javanicus) kepada petugas Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (BBTNGGP), Senin (13/7/2026).

Aksi terpuji ini bermula saat warga mendapati satwa primata tersebut turun dari pohon jeruk di dekat area permukiman. Menyadari bahwa kukang merupakan satwa yang dilindungi oleh undang-undang, warga segera mengamankan satwa tersebut dan berkoordinasi dengan berbagai pihak, mulai dari Kelompok Tani Hutan (KTH), tokoh Jaga Leuweung, Relawan Panthera, hingga Cabang Dinas Kehutanan Wilayah III Sukabumi, sebelum akhirnya diserahkan kepada Resor PTN Situgunung BBTNGGP.

Humas BBTNGGP, Agus Deni, memberikan apresiasi tinggi atas respons cepat dan kepedulian warga setempat.

"Kami berterima kasih kepada warga Kampung Cipetir Tengah atas kepedulian dan respons cepatnya. Tindakan melaporkan dan menyerahkan satwa liar ini adalah bukti nyata dukungan terhadap pelestarian alam," ujar Agus Deni saat dikonfirmasi, Senin (13/7/2026).

Setelah diserahkan, petugas segera melakukan pemeriksaan medis dasar dan observasi perilaku untuk memastikan kondisi kesehatan kukang tersebut. Berdasarkan hasil pemeriksaan, primata langka ini dinyatakan dalam kondisi prima.

"Setelah dilakukan pemeriksaan dan observasi singkat oleh petugas, kukang dinyatakan sehat dan masih menunjukkan perilaku liar yang sangat baik," tambah Agus Deni.

Demi meminimalisir tingkat stres dan menjaga kesejahteraan satwa, pihak BBTNGGP memutuskan untuk tidak membawa kukang tersebut ke pusat rehabilitasi, melainkan langsung melepasliarkannya kembali ke habitat aslinya di kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango pada hari yang sama.

"Untuk menghindari stres serta memastikan kesejahteraannya, satwa ini langsung kami lepasliarkan kembali pada hari yang sama ke habitat yang sesuai di kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango," jelasnya.

Kejadian ini diharapkan menjadi momentum bagi seluruh masyarakat untuk terus menjaga kelestarian satwa liar di habitat alaminya. Agus menegaskan bahwa menjaga ekosistem adalah tanggung jawab kolektif, bukan hanya tugas pemerintah semata.

"Konservasi ini bukan hanya tugas petugas lapangan. Keberhasilan menjaga satwa liar dan habitatnya membutuhkan peran serta semua pihak agar mereka dapat tetap hidup bebas di habitat alaminya," pungkas Agus.(FRA)




Editor : Fikri


Turun ke Pemukiman Warga Kadudampit Sukabumi, Kukang Jawa Dievakuasi dan Dilepasliarkan BBTNGGP
Periksa Juga
Next Post
Tautan berhasil disalin