![]() |
| Kepala Dinas Kependudukan Kabupaten Sukabumi Amir Hamzah (Foto: Istimewa) |
KLIKSUKABUMI.COM - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Sukabumi tancap gas memperkuat akurasi data pemilih. Langkah ini diambil sebagai wujud komitmen instansi tersebut dalam menyukseskan proses demokrasi yang bersih dan transparan di wilayahnya.
Penguatan ini dilakukan melalui kolaborasi intensif dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sukabumi. Sinergi kedua lembaga tersebut makin erat pasca digelarnya Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB) Triwulan II Tahun 2026 pada Kamis (2/7/2026) lalu.
Kepala Disdukcapil Kabupaten Sukabumi, Amir Hamzah, menyatakan dukungan penuh terhadap hasil rekapitulasi data pemilih yang dipaparkan oleh KPU. Menurutnya, validitas data kependudukan adalah fondasi utama agar daftar pemilih dapat dipertanggungjawabkan.
"Saya mendukung penuh pemaparan rekapitulasi data pemilih berkelanjutan yang dilakukan KPU. Sebagai tindak lanjut, saya akan memasifkan sosialisasi agar masyarakat lebih tertib dalam melaporkan setiap perubahan data kependudukan," ujar Amir kepada wartawan, Senin (13/7/2026).
Amir menekankan bahwa peran aktif masyarakat menjadi kunci dalam menjaga kualitas data pemilih. Ia mengimbau warga agar tidak abai dalam melaporkan perubahan data anggota keluarga demi kepentingan bersama.
Ada sejumlah poin krusial yang ditegaskan Amir agar segera dilaporkan warga ke kantor Disdukcapil, di antaranya:
Laporan Kematian: Penting untuk penerbitan akta kematian agar data segera diperbarui.
Perpindahan Domisili: Melalui pengurusan Surat Keterangan Pindah Warga Negara Indonesia (SKPWNI).
Pendatang Baru: Kewajiban lapor bagi warga yang baru masuk ke wilayah Kabupaten Sukabumi.
"Kesadaran masyarakat sangat penting agar data pemilih ke depan menjadi lebih akurat. Dengan langkah ini, kami berharap proses pemutakhiran data pemilih dapat berjalan secara berkelanjutan, akurat, dan mampu meminimalisir potensi kesalahan data dalam setiap tahapan pemilu mendatang," tegas Amir.
