| Kondisi Sungai Cibojong di Desa Bojong, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi Diduga Tercemar Limbah Tambang Batu Hijau (Sumber : Istimewa) |
KLIKSUKABUMI.COM — Tim gabungan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Jawa Barat bersama DLH Kabupaten Sukabumi bergerak cepat mendatangi lokasi pencemaran air Sungai Cibojong di Desa Bojong, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi.
Langkah sigap ini dilakukan untuk menindaklanjuti keluhan masyarakat mengenai dugaan pencemaran lingkungan akibat aktivitas pengolahan tambang batu hijau. Kasus ini sebelumnya sempat viral di berbagai platform media sosial hingga akhirnya mendapat atensi langsung dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
Dalam investigasi lapangan yang menyisir dari area hulu hingga hilir sungai, tim gabungan turut didampingi oleh aparatur setempat, termasuk Sekretaris Kecamatan (Sekmat) Cikembar, Kasi Trantibum, dan Kepala Desa Bojong.
Sekmat Cikembar, Lenni Nurlilah, menyatakan bahwa peninjauan ini krusial untuk mengidentifikasi secara pasti kualitas dan kadar air di Sungai Cibojong. Pihaknya berupaya memastikan kebenaran indikasi limbah pemotongan batu hijau di Kampung Cikaramat yang ramai diperbincangkan di TikTok.
"Kegiatan ini difokuskan di area hulu dan hilir Sungai Cibojong untuk mengidentifikasi keadaan ril di lapangan, sekaligus menindaklanjuti laporan warga yang viral dan tersampaikan ke Gubernur," ungkap Lenni pada Senin (20/7/2026).
Melalui investigasi menyeluruh ini, pihak kecamatan mendesak adanya keterbukaan informasi dan kesadaran dari para pelaku usaha lokal. Lenni secara tegas meminta para pengusaha pemotongan batu hijau yang belum memiliki Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) atau fasilitas penampungan yang memadai untuk segera melakukan pembenahan.
"Kami berharap kegiatan ini memberikan informasi yang jelas, terutama bagi pengusaha pemotongan batu hijau yang tidak memiliki tampungan limbah, agar segera memperbaiki dan menyediakannya," jelasnya.
Penertiban ini dinilai sangat mendesak demi melindungi kelangsungan hidup masyarakat luas. Pasalnya, aliran Sungai Cibojong selama ini menjadi tumpuan utama warga sekitar dalam memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari.
"Jangan sampai aktivitas usaha ini merugikan masyarakat, terutama saat memasuki musim kemarau. Sebab, air sungai tersebut selama ini digunakan secara masif oleh warga setempat," pungkas Lenni.(FRA)
Editor : Fikri