KLIKSUKABUMI.COM – Sebuah rumah kosong yang terletak di Kampung Legok, Desa Cikaret, Kecamatan Kebonpedes, Kabupaten Sukabumi, menjadi sasaran aksi pencurian. Saat kejadian, rumah tersebut dalam kondisi tidak berpenghuni karena sang pemilik diketahui sedang berada di Arab Saudi.
Aksi pencurian dengan pemberatan ini kini tengah ditangani oleh pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Kebonpedes. Berdasarkan keterangan, pihak kepolisian telah menerima laporan resmi dan saat ini tengah melakukan penyelidikan intensif di lapangan.
Kapolsek Kebonpedes, AKP Jajat Munajat, mengonfirmasi bahwa unit Reskrim Polsek Kebonpedes telah menindaklanjuti laporan tersebut sejak awal pekan ini.
"Laporan polisinya sudah diterima sejak hari Senin. Namun, saat ini posisinya masih dalam tahap penyelidikan (lidik) oleh anggota," kata AKP Jajat Munajat saat dikonfirmasi, Kamis (2/7/2026).
Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh Arus, warga Baros yang merupakan calon menantu pemilik rumah. Arus sendiri merupakan orang yang dipercaya untuk menjaga rumah tersebut. Namun, ia mengaku sudah tidak mengecek kondisi rumah selama dua minggu terakhir.
Pasca-menerima laporan, tim Reskrim langsung diterjunkan untuk melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
"Hari Sabtunya anggota Reskrim Polsek Kebonpedes langsung ke TKP untuk melakukan pengecekan. Rencananya kita akan memeriksa saudara-saudara pemilik rumah yang tinggal di dekat sana," jelas Jajat.
Hingga saat ini, pihak kepolisian mengakui adanya kendala dalam mengumpulkan petunjuk karena minimnya saksi mata di sekitar lokasi saat kejadian berlangsung.
"Sampai saat ini kita belum punya saksi (mata). Jadi prosesnya masih lidik. Kita tidak bisa mengandai-andai karena pelakunya memang masih gelap," tegas AKP Jajat.
Akibat aksi pembobolan ini, pelaku berhasil menggasak sejumlah barang berharga milik korban, di antaranya berbagai peralatan elektronik (dispenser, kipas angin), perabot dapur (panci presto, kompor, dan tabung gas), tiga buah dokumen penting berupa sertifikat tanah.
Diketahui, sertifikat tersebut sempat diatasnamakan pemilik lama bernama Eman, sebelum sebagian dialihkan kepada pemilik rumah saat ini yang disebut-sebut merupakan warga keturunan Arab.
Saat ini, pihak kepolisian masih terus mendalami kasus ini guna mengidentifikasi pelaku dan mencari keberadaan barang-barang yang hilang.(FRA)
Editor : Fikri