| Rombongan Komisi I DPRD Kota Sukabumi Saat Melakukan Kunjungan Kerja ke Diskominfo Kota Sukabumi (Sumber : Istimewa ) |
KLIKSUKABUMI.COM — Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Sukabumi memberikan apresiasi tinggi kepada Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) yang dinilai tetap mampu mencapai target kinerja secara optimal, meskipun di tengah tantangan keterbatasan anggaran.
Hal tersebut mengemuka dalam kunjungan kerja resmi Komisi I DPRD Kota Sukabumi ke Kantor Diskominfo pada Senin (27/72026). Kunjungan dipimpin langsung oleh Ketua Komisi I DPRD Kota Sukabumi, Kamal Suherman, didampingi para anggota dewan lainnya yakni Ardi Wantoro, Anita Fajarianti, Henry Slamet, dan Lesiana.
Kehadiran rombongan disambut langsung oleh Kepala Diskominfo Kota Sukabumi, Endah Aruni, beserta jajaran.
"Kami melihat Diskominfo Kota Sukabumi tetap mampu menunjukkan kinerja yang produktif dan mencapai target dengan baik, kendati saat ini kita dihadapkan pada kendala keterbatasan serta efisiensi anggaran dari pemerintah pusat," ujar Kamal Suherman.
Kamal menjelaskan, agenda peninjauan ini krusial untuk mendapatkan gambaran utuh mengenai capaian kinerja Diskominfo sepanjang 2026. Hasil evaluasi tersebut nantinya akan dijadikan acuan strategis dalam merumuskan program serta alokasi anggaran untuk tahun 2027 mendatang.
"Melalui kunjungan ini, kami ingin memastikan bahwa kebutuhan anggaran Diskominfo untuk mendukung optimalisasi pelayanan publik serta percepatan transformasi digital di Kota Sukabumi tetap mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah," tambahnya.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Diskominfo Kota Sukabumi Endah Aruni memaparkan sejumlah portofolio keberhasilan program unggulan yang telah dicapai sepanjang tahun 2025. Beberapa di antaranya meliputi penguatan layanan digital Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID), implementasi kebijakan Satu Data Kota Sukabumi, hingga pembentukan tim khusus penanggulangan insiden siber.
Memasuki proyeksi tahun 2027, Diskominfo mematok fokus target kinerja pada sejumlah indikator strategis. Poin utama yang dikejar mencakup peningkatan Indeks Pemerintah Digital, kenaikan indeks keterbukaan informasi publik, integrasi ekosistem aplikasi, penguatan pembangunan statistik sektoral, serta jaminan keamanan informasi yang terukur.
Acara kunjungan kerja ini kemudian ditutup dengan sesi diskusi interaktif antara legislatif dan eksekutif. Pembahasan mendalam berfokus pada efektivitas implementasi program Satu Data serta strategi menjaga objektivitas fungsi komunikasi publik agar informasi yang sampai ke masyarakat berjalan transparan dan akurat.(FRA)
Editor : Fikri