BSYpTfG6GpWoBUW6GpCiGpW5BY==
Terkini
klik

Bejat! Kakek 72 Tahun di Sukabumi Cabuli Belasan Anak, Modus Beri Uang Jajan Rp2.000

Pelaku diamankan di Polres Sukabumi Kota
Bejat! Kakek 72 Tahun di Sukabumi Cabuli Belasan Anak, Modus Beri Uang Jajan Rp2.000
Unit PPA Polres Sukabumi (Sumber : Istimewa)
KLIKSUKABUMI.COM - Warga di Kecamatan Sukabumi, Kabupaten Sukabumi, digegerkan oleh dugaan kasus pencabulan anak di bawah umur yang melibatkan seorang pria lanjut usia. Terduga pelaku berinisial MH (72) tega melakukan tindakan tidak senonoh terhadap belasan anak perempuan yang sering bermain di sekitar lingkungan tempat tinggal mereka.

Kasus ini mulai terbongkar ketika salah satu korban memberanikan diri menceritakan pengalaman pahitnya kepada orang tua saat berada di tempat pengajian. Pengakuan tersebut memantik keberanian korban-korban lainnya untuk ikut bersuara, hingga akhirnya kasus ini dilaporkan kepada pengurus lingkungan setempat.

Ketua RW setempat, Hendra (52), membenarkan adanya pengaduan tersebut. Berdasarkan pendataan dari para orang tua, jumlah korban saat ini telah mencapai 12 anak yang semuanya berjenis kelamin perempuan, dengan rentang usia mulai dari anak-anak PAUD, Sekolah Dasar (SD), hingga yang hendak memasuki jenjang SMP.

"Awalnya ada 7 anak, lalu berkembang. Setelah bada Isya dari ibu yang korban ini dikasih catatan, ternyata ada 12 orang anak perempuan semuanya," ujar Hendra saat mendampingi para korban di Mapolres Sukabumi Kota, Selasa (21/7/2026).

Berdasarkan keterangan warga, aksi bejat tersebut mayoritas dilakukan pada siang hari saat anak-anak sedang bermain di halaman masjid maupun di area gardu dekat permukiman.

Dalam melancarkan aksinya, MH diduga melakukan pelecehan berupa rabaan dan ciuman. 

Untuk menutupi perbuatannya, pelaku memberikan ancaman agar para korban tidak berani melapor kepada siapapun. Pelaku pun mengiming-imingi imbalan berupa uang jajan berkisar antara Rp2.000 hingga Rp5.000 untuk membungkam mulut korban.

"Ada ketakutan karena diancam sama si bapak ini, 'tong bebeja' (jangan bilang-bilang). Sambil dijajani, diberi uang Rp2.000 sampai Rp5.000. Itu pengakuan dari anak-anak," ungkap Hendra.

Di mata warga sekitar, MH dikenal sebagai sosok yang tidak mencurigakan. Ia merupakan warga pendatang yang baru tinggal selama tiga tahun di lingkungan tersebut bersama anaknya. Sehari-hari, terduga pelaku bahkan dikenal rajin beribadah.  

"Sehari-harinya dia baik, suka berjamaah di masjid, suka ikut pengajian. Ke masjidnya bagus, ibadahnya bagus. Nggak tahu gimanalah ya, mungkin khilaf atau gimana," tutur Hendra.  

Menghadapi situasi ini, pengurus RT dan RW langsung bergerak cepat dengan mengumpulkan para keluarga korban serta menghimpun data awal untuk diserahkan ke pihak berwajib.  

Selain proses hukum, warga secara tegas meminta agar terduga pelaku tidak lagi tinggal di lingkungan mereka demi memulihkan dan mencegah trauma berkepanjangan pada anak-anak korban.  

"Dari lingkungan keinginannya si bapak ini jangan tinggal di kita lagi, karena saya khawatirkan trauma ke anak-anak. Penginnya warga saya menolak," tegas Hendra.  

Kini, kasus dugaan pencabulan anak di bawah umur ini telah resmi ditangani oleh jajaran Satreskrim Polres Sukabumi Kota guna proses penyelidikan dan penegakan hukum lebih lanjut. (FRA)




Editor : Fikri 

Bejat! Kakek 72 Tahun di Sukabumi Cabuli Belasan Anak, Modus Beri Uang Jajan Rp2.000
Periksa Juga
Next Post
Tautan berhasil disalin