| Suasana Reses Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Aang Erlan Hudaya di Aula GOR Desa Cisaat, Kecamatan Cicurug (Sumber : Istimewa) |
KLIKSUKABUMI.COM – Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Aang Erlan Hudaya, menyerap berbagai aspirasi masyarakat dalam kegiatan Reses Ke-II yang berlangsung di Aula GOR Desa Cisaat, Kecamatan Cicurug, Jumat (5/6/2026).
Pertemuan yang berlangsung dinamis tersebut menjadi ajang bagi warga untuk menyampaikan keluhan terkait kondisi lingkungan dan fasilitas publik yang mendesak untuk segera dibenahi. Beberapa isu krusial yang mencuat meliputi perbaikan infrastruktur jalan, minimnya Penerangan Jalan Umum (PJU), hingga kondisi fisik aula desa yang memprihatinkan.
Salah satu ironi yang disorot warga adalah krisis akses air bersih di wilayah Desa Cisaat, padahal daerah tersebut dikenal kaya akan sumber mata air.
Kondisi Aula GOR Desa Cisaat menjadi sorotan utama karena dianggap sudah tidak layak digunakan sebagai pusat interaksi masyarakat. Bangunan tersebut tercatat belum pernah tersentuh perbaikan selama tiga tahun terakhir.
Menanggapi hal tersebut, Aang Erlan Hudaya menegaskan komitmennya untuk mengawal aspirasi ini agar masuk dalam skala prioritas pembangunan.
"Sudah sekitar tiga tahun terakhir belum ada renovasi. Aspirasi ini akan kami kawal dan dorong agar menjadi prioritas pembangunan, minimal dapat direalisasikan pada tahun anggaran 2027," ujar Aang saat dikonfirmasi pada Minggu (7/6/2026).
Bagi Aang, aula desa merupakan "rumah rakyat" yang fungsi serta kenyamanannya harus segera dikembalikan.
Selain masalah aula, warga juga menuntut pemerataan pembangunan jalan dan pemasangan PJU. Warga merasa khawatir karena minimnya penerangan jalan di malam hari, yang dinilai tidak hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga menjadi ancaman bagi keamanan lingkungan.
Menanggapi berbagai keluhan tersebut, Aang memastikan bahwa pihaknya akan melakukan koordinasi intensif dengan pemerintah daerah agar pembangunan dapat dilakukan secara bertahap.
"Intinya bertahap, dan kami akan mendorong masukannya, dengan kolaborasi antara Pemerintah Desa dan pemerintah Kabupaten. Kondisi ini menjadi catatan penting bagi kami. Ini akan menjadi bahan evaluasi dan akan kami sampaikan," pungkas Aang.(FRA)
Editor : Fikri