BSYpTfG6GpWoBUW6GpCiGpW5BY==
Terkini
klik

Kebutuhan Darah di Kabupaten Sukabumi Capai 64 Ribu Kantong per Tahun, PMI Gencarkan Aksi Jemput Bola

Angka ini ditetapkan berdasarkan standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO)
Kebutuhan Darah di Kabupaten Sukabumi Capai 64 Ribu Kantong per Tahun, PMI Gencarkan Aksi Jemput Bola
Kepala UTD Kabupaten Sukabumi Saat Memberikan Sosialisasi Donor Darah Kepada Para Jurnalis di Markas PMI Kabupaten Sukabumi (Sumber : Istimewa)
KLIKSUKABUMI.COM – Kebutuhan darah di wilayah Kota dan Kabupaten Sukabumi kini mencapai angka yang signifikan, yakni 64.443 kantong per tahun. Angka ini ditetapkan berdasarkan standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang mengharuskan ketersediaan stok darah minimal dua persen dari total jumlah penduduk.

Kepala Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Kabupaten Sukabumi, dr. M. Ricky Juliansyah, menjelaskan bahwa kalkulasi tersebut mengacu pada data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2025. Saat ini, jumlah penduduk Kabupaten Sukabumi tercatat sebanyak 2.852.107 jiwa, sementara Kota Sukabumi memiliki 370.068 jiwa.

“Jika mengacu pada standar WHO, kebutuhan minimal adalah dua persen dari populasi. Dengan jumlah penduduk Sukabumi saat ini, idealnya harus tersedia sekitar 64 ribu kantong darah setiap tahunnya,” ujar dr. Ricky pada Kamis (18/6/2026).

Ketersediaan stok di UTD PMI menjadi elemen krusial bagi rumah sakit di Sukabumi. Darah sangat dibutuhkan untuk menangani berbagai kondisi gawat darurat, mulai dari korban kecelakaan lalu lintas, pasien tindakan operasi besar, ibu melahirkan dengan komplikasi, hingga penderita penyakit kronis yang memerlukan transfusi rutin.

Untuk mengejar target pemenuhan kebutuhan tersebut dan mengantisipasi terjadinya kelangkaan, PMI Kabupaten Sukabumi kini aktif melakukan strategi "jemput bola". Aksi donor darah sukarela terus digalakkan dengan menyasar berbagai sektor strategis, mulai dari instansi pemerintah dan swasta, kawasan industri, lembaga pendidikan, hingga komunitas masyarakat.

Selain sebagai aksi kemanusiaan untuk menyelamatkan nyawa, dr. Ricky menegaskan bahwa donor darah juga memberikan manfaat kesehatan bagi pendonor. Rutin mendonorkan darah dapat membantu menjaga kesehatan jantung serta menstimulasi produksi sel darah baru di dalam tubuh.

Ia pun mengajak masyarakat yang memenuhi syarat medis untuk aktif berkontribusi dalam kegiatan donor darah.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat yang memenuhi syarat medis untuk tidak ragu mendonorkan darahnya secara rutin. Setetes darah yang disumbangkan adalah harapan hidup bagi pasien yang sedang berjuang di rumah sakit,” pungkasnya.(FRA)




Editor : Fikri 


Kebutuhan Darah di Kabupaten Sukabumi Capai 64 Ribu Kantong per Tahun, PMI Gencarkan Aksi Jemput Bola
Periksa Juga
Next Post
Tautan berhasil disalin