| Gapoktan Bersama Pemdes, Bhabinkamtibmas dan Babinsa Cisaat Berfoto Bersama di Lahan Jagung Hibrida (Sumber : Istimewa) |
KLIKSUKABUMI.COM – Polsek Cisaat, Polres Sukabumi Kota, membuktikan komitmennya dalam memperkuat sektor pertanian melalui aksi nyata. Bekerja sama dengan Kelompok Tani (Poktan) Kayu Manis, jajaran kepolisian sukses menggelar panen raya jagung hibrida di Kampung Gentong, Desa Sukasari, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Selasa (9/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 09.00 WIB ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Cisaat, Kompol Yanto Sudiarto. Panen raya ini menjadi istimewa karena memanfaatkan lahan non-Lahan Baku Sawah (Non-LBS) seluas kurang lebih 1 hektar.
Setelah melalui masa tanam sejak 14 Februari lalu, kerja keras para petani dan pendampingan kepolisian membuahkan hasil memuaskan dengan estimasi total panen mencapai 6 ton jagung.
Kapolsek Cisaat, Kompol Yanto Sudiarto, menegaskan bahwa keterlibatan polisi dalam sektor pertanian merupakan langkah konkret untuk mendukung program Ketahanan Pangan Nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga.
"Kegiatan ini merupakan wujud nyata dukungan Polri sebagai penggerak ketahanan pangan. Melalui pendampingan kepada kelompok tani dan pemanfaatan lahan produktif, kita berharap bisa mendongkrak kesejahteraan petani lokal," ujar Kompol Yanto di lokasi panen.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya optimalisasi lahan untuk menjaga stabilitas pasokan pangan di tingkat desa.
"Kami ingin memastikan bahwa lahan-lahan non-produktif atau non-sawah di wilayah hukum Polsek Cisaat bisa dioptimalkan. Hasil 6 ton ini adalah bukti kalau kita mau bergerak bersama, hasilnya pasti kelihatan," tambahnya.
Apresiasi tinggi datang dari Ketua Poktan Kayu Manis, Ujang. Ia mengakui bahwa keterlibatan pihak kepolisian sejak masa tanam hingga panen memberikan dampak positif bagi para petani.
"Kami sangat terbantu dengan pendampingan dari bapak-bapak kepolisian. Harapan kami, program pemberdayaan seperti ini tidak berhenti di sini saja, tapi bisa berkelanjutan ke musim tanam berikutnya agar ekonomi petani kecil terus berputar," ungkap Ujang.
Keberhasilan kolaborasi ini diharapkan menjadi pemantik bagi program swasembada pangan lainnya di wilayah Sukabumi. Dengan sinergi yang solid antara Polri dan masyarakat, ketahanan pangan lokal diharapkan semakin kuat dan memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi warga Kabupaten maupun Kota Sukabumi.(FRA)
Editor : Fikri