| Petugas Perumda AMTJM Berjibaku Memperbaiki Pipa yang Terdampak Longsor di Kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP), Kecamatan Ciambar (Sumber : Istimewa) |
KLIKSUKABUMI.COM – Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Sukabumi pada Minggu (24/5) malam memicu bencana alam tanah longsor dan pohon tumbang di kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP), Kecamatan Ciambar.
Dampak dari bencana tersebut cukup serius. Material longsor dan batang pohon yang tumbang menimpa pipa saluran air utama berukuran 10 inci milik Perumda Air Minum Tirta Jaya Mandiri (AMTJM) Kabupaten Sukabumi di wilayah Bukit Lambau, Desa Ginanjar, Kecamatan Ciambar.
Direktur Umum Perumda Air Minum TJM Kabupaten Sukabumi, H. Budiarkah, membenarkan adanya kerusakan pada jalur pipa yang menghubungkan sumber air (intake) menuju pusat pengolahan (Water Treatment Plant/WTP).
"Terjadi longsoran akibat hujan lebat yang menyebabkan pohon tumbang dan menimpa pipa berukuran 10 inci di wilayah Kecamatan Ciambar. Lokasinya berada di area sumber dari Taman Nasional yang mengarah ke pengolahan," ujar H. Budiarkah pada Senin (25/5).
Kerusakan struktural pada pipa utama ini mengakibatkan gangguan distribusi air bersih bagi masyarakat. Diperkirakan sekitar 2.500 hingga 3.000 pelanggan di wilayah Kecamatan Ciambar kini tidak bisa mendapatkan pasokan air bersih secara maksimal.
Menanggapi kondisi tersebut, pihak Perumda TJM telah menerjunkan tim teknis ke lokasi kejadian untuk melakukan perbaikan segera agar pelayanan dapat kembali normal.
"Saat ini petugas dari bagian teknik sudah langsung bergerak dan sedang menangani masalah tersebut di lapangan. Kami mengupayakan perbaikan secepat mungkin agar distribusinya bisa kembali optimal," tambah H. Budiarkah.
Manajemen Perumda TJM menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan yang terdampak atas ketidaknyamanan akibat bencana alam yang tidak terduga ini.
Kamaludin, mewakili manajemen Perumda TJM, meminta masyarakat untuk bersabar selama proses perbaikan berlangsung.
“Kami berharap masyarakat dapat bersabar selama proses pemulihan jalur pipa selesai dilakukan,” pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan, petugas di lapangan masih berupaya keras melakukan perbaikan agar aliran air ke rumah-rumah warga dapat segera pulih kembali.(FRA)
Editor : Fikri