BSYpTfG6GpWoBUW6GpCiGpW5BY==
Terkini
klik

Banjir Bandang Curug Cikaso Sukabumi Terjang Wisatawan, Dua Pelajar Terseret Arus

Terjangan air bah mendadak ini sama sekali tidak diprediksi sebelumnya
Banjir Bandang Curug Cikaso Sukabumi Terjang Wisatawan, Dua Pelajar Terseret Arus
Proses Penyelamatan Korban Terseret Arus Berlangsung Dramatis, Korban Sempat Terseret Sejauh 50 Meter (Sumber : Istimewa)
KLIKSUKABUMI.COM – Kepanikan luar biasa melanda kawasan wisata Curug Cikaso di Kampung Ciniti, Desa Cibitung, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Sukabumi. Bencana caah dengdeng atau banjir bandang tiba-tiba datang menerjang dan sempat menyeret sejumlah pengunjung yang sedang beraktivitas di bantaran sungai.
Peristiwa yang terjadi pada Jumat (22/5/2026) sore tersebut berlangsung sangat cepat. 

Pasalnya, kondisi debit air sungai sebelum kejadian terpantau normal dan aman bagi wisatawan.

Petugas tollgate Curug Cikaso, Gojal, mengonfirmasi bahwa terjangan air bah mendadak ini sama sekali tidak diprediksi sebelumnya.

“Kejadian sekitar jam 15.30 WIB. Dari jam 15.00 WIB ke bawah mah air normal,” kata Gojal memberi keterangan pada Sabtu (23/5/2026).

Sebelum banjir bandang menerjang, situasi di kawasan air terjun populer ini terhitung lengang. Hanya ada beberapa kelompok wisatawan, termasuk empat pelajar putri dari salah satu SMK di Kecamatan Jampangkulon yang sedang berwisata, serta sejumlah pesepeda yang tengah beristirahat.

Petaka datang saat keempat pelajar tersebut hendak berswafoto di sekitar curug. Tanpa diduga, arus deras dari hulu langsung datang menggulung dan menyeret dua orang pelajar. Beruntung, dua pelajar lainnya berhasil dievakuasi lebih awal oleh petugas Balawista sebelum arus semakin membesar.

Gojal mengaku pihak pengelola sebenarnya sudah mengantisipasi potensi bahaya dengan memberikan imbauan berkala.

“Saya sebelumnya sudah mengingatkan petugas Balawista agar selalu waspada dan mengingatkan pengunjung supaya hati-hati,” tambahnya.

Suasana di lokasi sempat mencekam. Suara gemuruh air yang membawa material ranting dan kayu dari arah hulu bercampur dengan teriakan histeris para pengunjung.

Melihat adanya korban yang terseret, aksi penyelamatan cepat langsung dilakukan secara bergotong-royong. Petugas Balawista, warga setempat, para pesepeda, hingga pengemudi perahu wisata langsung turun ke lapangan untuk mengevakuasi korban ke tempat aman.

Berkat kesigapan dan aksi cepat tanggap tersebut, seluruh pengunjung yang sempat terseret arus berhasil diselamatkan tanpa adanya korban jiwa.

“Hari itu pengunjung tidak terlalu ramai. Selain empat pelajar itu, ada juga dua turis asing, namun mereka berada di lokasi aman. Alhamdulillah semua selamat, termasuk berkat bantuan para pesepeda dan Balawista,” pungkas Gojal.

Insiden ini menjadi peringatan keras bagi masyarakat yang ingin menghabiskan waktu di destinasi wisata alam. Banjir bandang atau caah dengdeng memiliki karakteristik datang secara tiba-tiba, bahkan ketika cuaca di lokasi wisata terpantau cerah, karena dipicu oleh hujan deras yang terjadi di area hulu sungai. 

Wisatawan diimbau untuk selalu mematuhi arahan petugas dan tetap waspada terhadap perubahan kondisi alam yang dinamis.(FRA)




Editor : Fikri


Banjir Bandang Curug Cikaso Sukabumi Terjang Wisatawan, Dua Pelajar Terseret Arus
Periksa Juga
Next Post
Tautan berhasil disalin