| Petugas Dishub Kabupaten Sukabumi Periksa Muatan Truk di Jalur Mudik (Sumber : Istimewa) |
Melalui High Level Meeting (HLM) Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) pada Senin (16/3/2026), Bupati Sukabumi menegaskan bahwa distribusi pangan tidak boleh terganggu oleh arus mudik.
Salah satu poin utama dalam pertemuan tersebut adalah sinkronisasi aturan pembatasan angkutan barang selama masa Lebaran 2026.
Meskipun terdapat Surat Keputusan Bersama (SKB) mengenai pengaturan lalu lintas jalan, angkutan pangan tetap diberikan jalur khusus.
Kabag Perekonomian Setda Kabupaten Sukabumi, Yana Chefiana, mengungkapkan bahwa Dinas Perhubungan telah diinstruksikan untuk mengawal kelancaran armada logistik.
"Pak Bupati secara tegas mengharapkan kepada Dinas Perhubungan agar angkutan bahan pangan strategis tetap mendapatkan prioritas. Meskipun ada pembatasan operasional kendaraan angkutan barang tertentu sesuai SKB Nomor: KP-DRJD 854 Tahun 2026 dan aturan turunannya, distribusi sembako tidak boleh terhambat," ujar Yana pada Senin (16/3/2026).
Langkah ini diambil untuk mencegah kelangkaan barang yang sering kali memicu lonjakan harga atau aksi belanja panik (panic buying) di masyarakat.
Sidak Pasar dan Operasi Pasar Murah (OPM)
Selain memantau jalur distribusi, Bupati Sukabumi dijadwalkan akan memimpin langsung inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pasar strategis. Hal ini bertujuan untuk memvalidasi kesesuaian harga di lapangan dengan laporan yang diterima pemerintah.
Terkait intervensi harga, Pemkab melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) juga terus menggencarkan Operasi Pasar Murah (OPM). Namun, Bupati memberikan peringatan keras agar program ini tepat sasaran.
"Pak Bupati mewanti-wanti agar OPM benar-benar dinikmati oleh masyarakat umum yang membutuhkan, bukan justru dimanfaatkan oleh para tengkulak atau pemilik toko sembako yang membeli barang murah untuk dijual kembali dengan harga tinggi," tegas Yana.
Waspada Bencana dan Cadangan Pangan
Mengingat kondisi geografis Sukabumi yang rawan bencana alam seperti banjir dan pergerakan tanah, Pemkab juga memperkuat Cadangan Pangan Pemerintah (CPP).
Dinas Ketahanan Pangan diminta memastikan stok logistik tetap aman meski akses jalan terputus akibat faktor cuaca.
"Ketahanan pangan kita harus siap dalam segala kondisi, baik karena tekanan inflasi hari raya maupun hambatan karena faktor alam. Semua perangkat daerah diinstruksikan bersinergi agar masyarakat Sukabumi bisa merayakan Idul Fitri dengan tenang tanpa terbebani harga pangan," tutup Yana.(FRA)
Editor : Fikri