BSYpTfG6GpWoBUW6GpCiGpW5BY==
Terkini
klik

Harga BBM Dunia Melambung, Inilah Daftar Negara yang Diizinkan Iran Lintasi Selat Hormuz

Iran Blokade Selat Hormuz Pasca Perang Dengan AS-Israel
Harga BBM Dunia Melambung, Inilah Daftar Negara yang Diizinkan Iran Lintasi Selat Hormuz
Selat Hormuz Jalur Perhubungan Tanker Minyak Dunia (Sumber: Istimewa)
KLIKSUKABUMI.COM – Eskalasi konflik di Timur Tengah mencapai titik kritis pasca-serangan Amerika Serikat dan Israel ke Iran pada 28 Februari 2026. 

Serangan yang menewaskan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei tersebut memicu balasan sengit dari Teheran, termasuk pemblokiran de facto terhadap Selat Hormuz jalur nadi energi dunia.

Akibat blokade ini, sekitar 1.900 kapal komersial tertahan di kawasan Teluk Persia. Ketegangan ini memicu lonjakan harga bahan bakar global karena terganggunya distribusi minyak dan gas alam cair. 

Meski menutup jalur bagi kapal yang terafiliasi dengan AS dan Israel, Teheran mulai memberikan pengecualian bagi sejumlah negara yang dianggap "sahabat."


Berikut adalah daftar negara yang telah mendapatkan izin atau respons positif dari Iran untuk melintasi Selat Hormuz:

1. Rusia, China, India, Pakistan, dan Irak

Negara-negara ini menjadi kelompok pertama yang mendapat jaminan keamanan. Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menegaskan posisi Teheran dalam wawancaranya dengan saluran Al Mayadeen.

"Kami telah mengizinkan kapal-kapal dari China, Rusia, India, Pakistan, dan Irak, serta negara-negara lain yang kami anggap sahabat, untuk melewati Selat Hormuz," ujar Araghchi (26/3/2026). 

Ia menambahkan bahwa Teheran tidak memiliki alasan untuk mengizinkan kapal-kapal musuh melintas.

2. Malaysia

Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, mengonfirmasi bahwa kapal tanker negaranya telah diizinkan melintas setelah melakukan koordinasi dengan Presiden Masoud Pezeshkian.

"Sekarang kami sedang dalam proses melepaskan kapal tanker minyak Malaysia dan para pekerja yang terlibat agar mereka dapat melanjutkan perjalanan pulang," kata Anwar dalam pidato televisinya (26/3/2026).

Namun, ia mengakui negosiasi tidaklah mudah. Iran merasa telah berkali-kali ditipu dan sulit menerima langkah menuju perdamaian tanpa perjanjian yang mengikat dan jaminan keamanan.

3. Thailand

Pemerintah Thailand melalui Menteri Luar Negeri Sihasak Phuangketkeow menyatakan telah berhasil mengamankan jalur bagi kapal tanker milik Bangchak Corporation.

"Pada 23 Maret diketahui bahwa kapal Bangchak telah berhasil melewati Selat Hormuz dengan selamat dan kini sedang dalam perjalanan kembali ke Thailand," jelas Sihasak. 

Saat ini, Thailand tengah mengupayakan izin serupa untuk kapal SCG Chemicals.

4. Bangladesh

Meski belum ada "komunikasi resmi" yang spesifik, pejabat Kementerian Luar Negeri Bangladesh menyatakan kepada Anadolu bahwa kapal mereka tidak dikenai pembatasan oleh Iran karena dianggap sebagai negara yang tidak bermusuhan.

5. Indonesia

Pemerintah RI melalui Kementerian Luar Negeri memastikan adanya respons positif dari Teheran terkait dua kapal tanker Pertamina yang sempat tertahan. Juru Bicara Kemlu RI, Vahd Nabyl A. Mulachela, menyebut koordinasi intensif terus dilakukan.

"Dalam perkembangannya, telah terdapat tanggapan positif dari pihak Iran," kata Nabyl (27/3/2026). 

Saat ini, langkah teknis dan operasional sedang dijalankan agar kapal tersebut dapat segera keluar dari area konflik dengan aman.

6. Jepang

Jepang juga sedang dalam tahap negosiasi intensif untuk memastikan keamanan pasokan energinya. Menlu Abbas Araghchi menyatakan kesiapan Iran untuk memfasilitasi pelayaran kapal Jepang.

"Kami belum menutup selat tersebut. Selat itu terbuka," tegas Araghchi kepada Kyodo News (20/3/2026). 

Ia menekankan bahwa Iran tidak menginginkan sekadar gencatan senjata, melainkan pengakhiran perang yang lengkap, komprehensif, dan langgeng.

Blokade Selat Hormuz tetap menjadi senjata geopolitik terkuat Iran dalam merespons agresi militer. 

Selama kapal-kapal tersebut tidak mendukung agresi terhadap Iran dan mematuhi aturan keselamatan Teheran, jalur tetap dibuka secara selektif guna menjaga stabilitas hubungan dengan negara-negara mitra strategis di Asia dan sekitarnya.(FRA)



Editor : Fikri
Sumber : Berbagai Sumber


Harga BBM Dunia Melambung, Inilah Daftar Negara yang Diizinkan Iran Lintasi Selat Hormuz
Periksa Juga
Next Post
Tautan berhasil disalin