BSYpTfG6GpWoBUW6GpCiGpW5BY==
Terkini
klik

DPRD Kota Sukabumi Bahas 4 Agenda Strategis, Dari Nasib Guru hingga Transformasi PD Waluya

DPRD Fokus Pada Peningkatan Kesejahteraan Guru dan Kesehatan Hewan
DPRD Kota Sukabumi Bahas 4 Agenda Strategis, Dari Nasib Guru hingga Transformasi PD Waluya
Foto Bersama Ketua, Wakil Ketua DPRD, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sukabumi Disela-sela Rapat (Sumber : Istimewa)

KLIKSUKABUMI.COM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Sukabumi menggelar rapat paripurna krusial untuk membahas empat agenda strategis daerah pada Sabtu (14/3/2026). 

Rapat yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kota Sukabumi, Wawan Juanda, ini dihadiri oleh sekitar 120 peserta, termasuk Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki dan Wakil Wali Kota Bobby Maulana.

Empat agenda utama yang menjadi fokus pembahasan adalah persetujuan Raperda Penyelenggaraan Peternakan dan Kesehatan Hewan, penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Tahun Anggaran 2025, rencana perubahan status PD Waluya, serta penjelasan Raperda Perlindungan Guru dan Tenaga Kependidikan.

DPRD Kota Sukabumi secara definitif telah menyetujui Raperda tentang Penyelenggaraan Peternakan dan Kesehatan Hewan. 

Ketua Panitia Khusus, Inggu Sudeni, menjelaskan bahwa regulasi ini disusun secara komprehensif untuk menjamin kesehatan hewan sekaligus melindungi masyarakat dari potensi penyakit menular.

Selain itu, pansus merekomendasikan penguatan peran pemerintah daerah dalam pengawasan usaha peternakan dan pengendalian penyakit melalui peraturan teknis lebih lanjut. 

Di sisi lain, DPRD juga memaparkan Raperda Perlindungan Guru dan Tenaga Kependidikan sebagai upaya memberikan payung hukum dan rasa aman bagi para pendidik dalam menjalankan tugas profesional mereka.

Target Tuntas LKPJ di Akhir Maret

Terkait akuntabilitas kinerja, Ketua DPRD Wawan Juanda menegaskan komitmennya untuk segera menyelesaikan pembahasan LKPJ Wali Kota Sukabumi Tahun Anggaran 2025.

"Hari ini ada empat agenda paripurna. Untuk LKPJ kita menargetkan pembahasannya dapat tuntas pada akhir Maret. Targetnya laporan tersebut bisa diparipurnakan pada 31 Maret," ujar Wawan saat dikonfirmasi pada Senin (16/3/2026).

Meski kondisi fiskal daerah sempat tertekan akibat kebijakan efisiensi anggaran yang mencapai sekitar Rp159 miliar, pihak legislatif tetap optimistis laporan pertanggungjawaban pemerintah daerah akan mendapatkan penilaian baik dari Kementerian Dalam Negeri.

Capaian Pendapatan dan Transformasi BUMD

Dalam penyampaian LKPJ, Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki mengungkapkan bahwa realisasi pendapatan daerah tahun 2025 melampaui target, yakni mencapai Rp1,322 triliun atau 100,45 persen dari target awal Rp1,316 triliun. 

Capaian ini bersumber dari PAD sebesar Rp491,54 miliar, pendapatan transfer Rp814,71 miliar, serta pendapatan sah lainnya.

Wali Kota juga memaparkan rencana strategis mengubah status PD Waluya menjadi PT Waluya (Perseroda). 

Transformasi ini bertujuan memperkuat kontribusi BUMD terhadap Pendapatan Asli Daerah melalui pengembangan lini bisnis di sektor pedagang besar farmasi, alat kesehatan, serta pengelolaan apotek dan optik.

"Laporan ini merupakan bentuk akuntabilitas pelaksanaan program dan kegiatan pemerintah daerah selama satu tahun anggaran," tegas Ayep. 

Ia menambahkan bahwa fokus pembangunan tahun 2025 tetap mengacu pada penguatan kota yang inklusif dan berkelanjutan melalui peningkatan kesejahteraan masyarakat dan penataan kota.(FRA)



Editor : Fikri 


DPRD Kota Sukabumi Bahas 4 Agenda Strategis, Dari Nasib Guru hingga Transformasi PD Waluya
Periksa Juga
Next Post
Tautan berhasil disalin