BSYpTfG6GpWoBUW6GpCiGpW5BY==
Terkini
klik

Antisipasi Rem Blong, Dishub Sukabumi Perketat Ramp Check Angkutan Mudik Lebaran 2026

Fokus Utama Bagi Kendaraan Umum Mudik Balik Lebaran 2026
Antisipasi Rem Blong, Dishub Sukabumi Perketat Ramp Check Angkutan Mudik Lebaran 2026
Petugas Dishub Saat Melakukan Pemantauan Sejumlah Kendaraan Umum di Jalur Mudik Arteri Sukabumi (Sumber : Istimewa)
KLIKSUKABUMI.COM – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sukabumi mengambil langkah tegas guna menjamin keselamatan pemudik pada musim Lebaran Idul Fitri 1447 H. 

Fokus utama pengawasan tahun ini diarahkan pada kelaikan teknis kendaraan umum, terutama untuk mengantisipasi risiko fatal akibat kegagalan sistem pengereman atau rem blong.

Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kabupaten Sukabumi, Muhtadi Latip, menegaskan bahwa seluruh operator kendaraan umum wajib mematuhi standar keamanan yang ketat. Menurutnya, kesiapan armada adalah prioritas utama yang tidak dapat ditawar.

"Kami mengimbau para pemilik dan sopir kendaraan umum untuk mengecek kembali kelengkapan kendaraannya. Yang pertama adalah administrasi, seperti STNK dan buku KIR. Kemudian yang kedua, kondisi fisik kendaraan harus benar-benar layak, mulai dari rem, lampu, hingga wiper," ujar Latip pada Rabu (25/3/2026).

Uji KIR Syarat Mutlak Operasional

Muhtadi menyoroti pentingnya uji KIR sebagai instrumen utama dalam memastikan kelaikan teknis. 

Ia memperingatkan bahwa mengabaikan uji berkala sangat berbahaya, mengingat intensitas penggunaan rem yang tinggi saat kemacetan arus mudik.

"Persyaratan kendaraan umum untuk bisa beroperasi itu harus lulus KIR. Ini penting untuk memastikan kelaikan teknis. Jangan diabaikan, bahaya. Apalagi musim mudik banyak macet, penggunaan rem akan sangat intens. Jika terjadi overheat dan rem bermasalah, risikonya adalah kecelakaan," tegasnya.

Sebagai langkah konkret, Dishub telah melakukan ramp check atau pemeriksaan teknis mendadak secara on the spot sejak awal Ramadan. 

Tim menyisir berbagai titik strategis, mulai dari terminal hingga pool bus pariwisata, serta berkoordinasi dengan pengelola Terminal Tipe A.

"Kami sudah lakukan ramp check di terminal dan pool bus. Kemarin kami juga ada dokumentasi di Terminal Palabuhanratu, berkoordinasi dengan pihak provinsi. Ini semua upaya kita untuk memastikan kelayakan teknis kendaraan yang membawa masyarakat," tambahnya.

Waspadai Faktor Kelalaian Manusia (Human Error)

Hingga saat ini, Dishub melaporkan belum ada kecelakaan angkutan umum yang disebabkan oleh rem blong. Namun, Muhtadi mencatat adanya insiden yang dipicu oleh faktor kelelahan pengemudi pada kendaraan pribadi.

Tercatat satu kecelakaan tunggal terjadi di daerah Surade. Berdasarkan laporan awal, kendaraan tersebut keluar dari badan jalan karena pengemudi mengalami kelelahan ekstrem.

"Berdasarkan data sementara, untuk rem blong belum ada. Namun, ada laporan kecelakaan satu unit mobil pribadi di daerah Surade. Analisis kami karena human error, pengemudinya mengantuk atau kelelahan sehingga mobil keluar jalan," jelas Latip.

Di akhir keterangannya, Muhtadi mengimbau seluruh pemudik agar tidak memaksakan diri jika kondisi fisik sudah menurun. Kesadaran akan batas kemampuan diri menjadi kunci agar tradisi mudik tahun ini tetap aman dan berkesan.(FRA)



Editor : Fikri


Antisipasi Rem Blong, Dishub Sukabumi Perketat Ramp Check Angkutan Mudik Lebaran 2026
Periksa Juga
Next Post
Tautan berhasil disalin