BSYpTfG6GpWoBUW6GpCiGpW5BY==
Terkini
klik

Update Kasus Dugaan Anak Dianiaya Ibu Tiri, Polisi Periksa 16 Saksi dan Tunggu Hasil Uji Lab Forensik

Polisi Masih Tunggu Hasil Patologi Forensik

KLIKSUKABUMI.COM – Polres Sukabumi bergerak cepat mendalami misteri kematian NS (12), bocah asal Kampung Cimandala, Desa Cipeundeuy, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi yang diduga menjadi korban kekerasan ibu tiri. 

Hingga Sabtu (21/2/2026), penyidik telah memeriksa belasan saksi baru guna menyusun kepingan fakta di balik luka-luka tragis pada tubuh korban.

Kapolres Sukabumi, AKBP Samian, menegaskan bahwa pihaknya mengedepankan profesionalisme dan kehati-hatian dalam menangani kasus sensitif ini. 

Penyelidikan difokuskan pada sinkronisasi antara keterangan saksi dengan bukti medis yang valid.

"Saat ini total 16 saksi telah kami mintai keterangan secara mendalam. Saksi-saksi tersebut mencakup keluarga, saksi yang melihat kondisi TKP, hingga saksi ahli dari tenaga medis atau dokter yang menangani korban," ungkap Samian dalam keterangan tertulisnya pada Minggu (22/2/2026).

Fokus pada Pembuktian Ilmiah

Polisi berkomitmen untuk tidak terburu-buru mengambil kesimpulan sebelum seluruh bukti fisik dan medis terkumpul lengkap.

"Kami tidak ingin berspekulasi. Setiap keterangan saksi yang masuk akan kita kroscek secara teliti dengan hasil visum dan otopsi guna memastikan apakah luka-luka tersebut memiliki persesuaian dengan dugaan tindak pidana yang dilaporkan," tegas Samian.

Berdasarkan data penyidikan, kondisi jenazah NA ditemukan sangat memprihatinkan. Kasat Reskrim Polres Sukabumi, AKP Hartono, membeberkan rincian luka yang ditemukan di sekujur tubuh korban, mulai dari area wajah hingga kaki.

"Hasil visum menunjukkan adanya luka lecet di beberapa bagian wajah, leher, hingga anggota gerak. Selain itu, ditemukan luka bakar derajat 2A di beberapa titik tubuh dan lebam merah keunguan yang mengindikasikan adanya trauma tumpul," jelas Hartono.

Keterangan dari tim medis Puskesmas dan RSUD Jampang Kulon kini menjadi kunci untuk memetakan kondisi awal korban saat pertama kali dilarikan ke rumah sakit.

Terkait dugaan keterlibatan ibu tiri korban berinisial TR yang kini berstatus terlapor, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman intensif. 

Meskipun video pengakuan korban sebelum meninggal sempat viral di media sosial, polisi tetap berpegang pada prosedur hukum formal.

"Penyidik sedang bekerja keras melakukan sinkronisasi antara keterangan 16 saksi ini dengan temuan di lapangan. Terkait sebab pasti kematian, kami masih menunggu hasil laboratorium Patologi Anatomi dan Toksikologi Forensik terhadap sampel organ dalam korban," tambah Hartono.

Polres Sukabumi memastikan penanganan kasus ini berjalan sesuai prosedur UU Perlindungan Anak. Jika terbukti ada tindak kekerasan, pelaku terancam hukuman maksimal sesuai regulasi yang berlaku.


Reporter : F. Alfi 
Editor : Fikri 
Update Kasus Dugaan Anak Dianiaya Ibu Tiri, Polisi Periksa 16 Saksi dan Tunggu Hasil Uji Lab Forensik
Periksa Juga
Next Post
Tautan berhasil disalin