KLIKSUKABUMI.COM– Nama Hutomo Mandala Putra, atau yang lebih dikenal sebagai Tommy Soeharto, kembali menghebohkan pasar modal. Bukan melalui ekspansi bisnis seperti biasanya, kali ini sang pengusaha memutuskan untuk melakukan divestasi total alias melepas seluruh kepemilikan sahamnya di emiten pelayaran PT Humpuss Intermoda Transportasi Tbk (HITS).
Langkah strategis ini terjadi di tengah fluktuasi sektor logistik laut yang dinamis. Para pelaku pasar menangkap sinyal ini sebagai aksi korporasi besar, mengingat nilai transaksinya yang fantastis, yakni mendekati angka Rp300 miliar.
Detail Transaksi: Kepemilikan Kini Nol Persen
Berdasarkan keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) tertanggal 2 Februari 2026, Tommy Soeharto resmi menjual seluruh aset sahamnya pada akhir Januari lalu. Berikut adalah rincian transaksinya:
- Jumlah Saham Dijual: 738.692.651 lembar saham.
- Persentase: 10,40% dari seluruh hak suara Perseroan.
- Harga Pelaksanaan: Rp391 per saham.
- Tanggal Transaksi: 30 Januari 2026.
- Total Nilai Penjualan: Sekitar Rp288,8 miliar.
Dengan tuntasnya transaksi ini, porsi kepemilikan saham langsung Tommy Soeharto di HITS kini resmi menjadi 0%.
Strategi Investasi, Bukan Masalah Operasional
Meski angka penjualan ini tergolong salah satu yang terbesar untuk kategori transaksi individu di HITS dalam beberapa tahun terakhir, manajemen perusahaan menegaskan bahwa hal ini tidak berkaitan dengan penurunan kinerja fundamental.
Dalam dokumen resmi, manajemen HITS menjelaskan bahwa langkah ini murni merupakan bagian dari penataan portofolio.
"Tujuan transaksi adalah strategi investasi dengan harga perolehan sesuai kesepakatan para pihak,” tulis manajemen dalam keterbukaan informasi.
Hal ini mengindikasikan bahwa keputusan tersebut lebih bersifat pengelolaan aset pribadi dan strategi investasi jangka panjang, alih-alih merespons tekanan operasional perusahaan.
Restrukturisasi Grup Humpuss
Menariknya, aksi "bersih-bersih" saham ini tidak hanya dilakukan oleh Tommy secara pribadi. Pemegang saham pengendali lainnya, PT Humpuss, juga terpantau melakukan penyesuaian kepemilikan dalam skala besar pada hari yang sama.
PT Humpuss tercatat melepas sekitar 3,04 miliar unit saham dengan harga pelaksanaan Rp152 per saham. Langkah serempak ini memicu spekulasi di kalangan investor mengenai adanya restrukturisasi kepemilikan yang lebih luas di internal grup guna memperkuat struktur permodalan atau menyambut arah strategis baru di masa depan.