KLIKSUKABUMI.COM – Aksi main hakim sendiri pecah di Jalan Raya Sukabumi-Cianjur, tepatnya di Desa Selaawi, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, pada Jumat (6/2/2026) pagi. Seorang pria berinisial OB (49) menjadi sasaran kemarahan warga setelah diduga kuat melakukan serangkaian aksi penipuan dan penggelapan sepeda motor.
Pria asal Tipar, Kecamatan Citamiang tersebut berhasil dievakuasi aparat kepolisian dari kepungan massa dalam kondisi wajah penuh luka. OB langsung dilarikan ke RSUD R Syamsudin SH untuk mendapatkan penanganan medis intensif sebelum diproses hukum.
Kemarahan warga dipicu oleh rekam jejak pelaku yang dikenal licin. Zaeni (30), kerabat salah satu korban, mengungkapkan bahwa pihak keluarga memang telah lama mengincar pergerakan pelaku.
"Si pelaku ini memang sering nongkrong di daerah sini. Saya dan korban lainnya dikasih tahu teman kalau pelaku sedang ada di sini. Langsung kami samperin, kami sudah sangat kesal," ujar Zaeni di lokasi kejadian.
Menurut Zaeni, modus yang digunakan OB tergolong klasik namun licin, yakni meminjam motor kepada kenalan lalu membawanya kabur untuk dijual kembali.
"Pokoknya sudah 21 kali ada yang melapor. Kita kesal karena pelaku masih berkeliaran, orangnya licin. Bahkan dia sempat berani menawarkan motor hasil curiannya seharga Rp5 juta," tambahnya.
Penjelasan Polisi: Residivis dengan Unsur Kekerasan
Pelaku kemudian diserahkan ke Mapolsek Lembursitu Kota Sukabumi agar dapat diproses hukum lebih lanjut karena salah satu laporan dari korban tercatat ada satu TKP yang dilaporkan korbannya.
Kapolsek Lembursitu Resor Sukabumi Kota, AKP Agus Suherman, mengonfirmasi bahwa kasus ini kini dalam penanganan pihaknya. Berdasarkan penyelidikan awal, OB merupakan seorang residivis yang kembali beraksi dengan modus yang cukup berani.
"Kronologinya adalah penipuan penggelapan, tapi disinyalir ada unsur kekerasannya. Saat kunci motor diminta pelaku, korban sempat menolak, namun pelaku merebut paksa dan mendorong korban sebelum membawa kabur motornya," jelas Agus.
Kondisi Terkini Pelaku di Rumah Sakit
Akibat pengeroyokan tersebut, OB mengalami pembengkakan hebat di area wajah dan ekstremitas. Humas RSUD R Syamsudin SH, dr. Irfan Nugraha Triputra Irawan, menyatakan pasien tiba sekitar pukul 10.00 WIB.
"Pasien mengalami luka lebam di area wajah, terutama mata kiri, rahang bawah, dan telinga. Pasien masih bisa diajak bicara, namun komunikasi belum lancar karena pembengkakan yang dialami," ungkap dr. Irfan.
Pihak kepolisian menegaskan akan segera melengkapi Administrasi Penyidikan (Mindik) dan melanjutkan proses hukum begitu tim medis menyatakan kondisi kesehatan OB telah pulih.
Reporter : F. Alfi
Editor : Fikri