BSYpTfG6GpWoBUW6GpCiGpW5BY==
Terkini
klik

Ratusan Buruh PT Younghyun Star Sukabumi Demo Tolak PHK Sepihak: "Lembur Jalan, Tapi Order Katanya Sepi?"

Buruh di PHK Sepihak oleh Perusahaan


KLIKSUKABUMI.COM – Ketegangan pecah di kawasan industri PT Younghyun Star (YGS), Desa Sekarwangi, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, pada Senin (2/2/226). Ratusan buruh yang tergabung dalam Gabungan Serikat Buruh Indonesia (GSBI) menggelar aksi unjuk rasa besar-besaran menolak kebijakan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang dinilai sepihak dan mendadak.

Para pekerja mencium adanya kejanggalan di balik alasan perusahaan melakukan pengurangan karyawan. Pasalnya, klaim kekurangan pesanan (order) berbanding terbalik dengan kondisi di lapangan dalam tiga bulan terakhir.

Menurut para buruh, aktivitas produksi di PT YGS justru sedang padat-padatnya. Hal ini dibuktikan dengan jadwal lembur yang terus berjalan bagi para karyawan.

Ketua GSBI PT YGS, Agus Suparlan, menegaskan bahwa proses PHK ini melanggar etika perundingan karena tidak adanya ruang dialog maupun pemberitahuan resmi jauh-jauh hari.

“Kami menolak PHK ini. Kalau memang tidak ada order, kenapa lembur terus jalan? Ini bukan soal order, tapi pengurangan karyawan karena proses produksi berkurang. Yang kami tidak terima, tidak ada kebijakan lebih dulu. Hari ini rapat, besok dipanggil, lalu langsung putus kontrak,” tegas Agus di tengah kerumunan massa.

Tuntutan Transparansi dan Etika

Agus menambahkan bahwa sesuai aturan, perusahaan seharusnya memberikan tenggang waktu minimal 30 hari serta melayangkan surat resmi kepada organisasi sebelum mengambil tindakan drastis. 

Ketiadaan transparansi ini membuat buruh merasa hak-hak mereka diabaikan.
Aksi ini juga dipicu oleh faktor kemanusiaan, mengingat kebijakan PHK diambil menjelang momen krusial bagi para pekerja.

“Ini bukan hanya soal kerja, tapi soal perut keluarga kami. Mau puasa, mau lebaran. Kami hanya minta keadilan,” pungkas Agus.

Saat ini, massa buruh masih bertahan di area perusahaan sembari menunggu kehadiran perwakilan DPC GSBI untuk melakukan negosiasi ulang. 

Jika manajemen tetap pada keputusannya tanpa memberikan solusi yang adil, buruh mengancam akan menduduki perusahaan dalam jangka waktu lama.

Total Massa: Sekitar 450 anggota GSBI dari total 800 buruh PT YGS siap turun ke jalan. Buruh mengancam akan bertahan hingga satu minggu penuh jika tuntutan tidak dipenuhi.

Kasus ini kini menjadi sorotan publik di Sukabumi, menambah daftar panjang konflik ketenagakerjaan di wilayah tersebut yang memerlukan perhatian serius dari Dinas Tenaga Kerja setempat.(FRA)

Ratusan Buruh PT Younghyun Star Sukabumi Demo Tolak PHK Sepihak: "Lembur Jalan, Tapi Order Katanya Sepi?"
Periksa Juga
Next Post
Tautan berhasil disalin