KLIKSUKABUMI.COM- Kecamatan Warungkiara, Kabupaten Sukabumi, terus berupaya memetakan dan mendorong berbagai potensi alam sebagai motor penggerak utama perekonomian masyarakat. Sektor pertanian, perkebunan, hingga perikanan air tawar dinilai menjadi pilar strategis yang mampu meningkatkan taraf hidup warga secara berkelanjutan.
Informasi yang diperoleh Kliksukabumi.com, Pemerintah Kecamatan Warungkiara berkomitmen untuk menjalin sinergi dengan pemerintah desa guna memastikan kekayaan alam untuk dikelola secara optimal dan modern.
Camat Warungkiara, Toni Sugiarto, mengungkapkan bahwa wilayahnya masih memiliki hamparan lahan pertanian produktif yang sangat luas. Hal ini menjadikan Warungkiara sebagai salah satu lumbung ketahanan pangan di tingkat lokal.
“Warungkiara memiliki potensi pertanian yang cukup besar. Lahan sawah masih produktif dan menjadi penopang ketahanan pangan masyarakat,” pungkas Toni Sugiarto dalam keterangannya.
Toni juga menyoroti geliat perkebunan rakyat. Komoditas seperti pisang dan singkong menjadi produk unggulan yang banyak dibudidayakan warga,” saya berharap ke depannya para petani tidak hanya menjual bahan mentah, tetapi mulai merambah ke sektor produk olahan untuk memberikan nilai tambah (value added) bagi ekonomi keluarga,”cetusnya.
Lebih jauh Toni, selain sektor agraria, kekayaan sumber daya air di Warungkiara menjadi peluang besar bagi budidaya perikanan air tawar. Saat ini, warga mulai aktif mengembangkan budidaya ikan lele, nila, dan ikan mas.
"Budidaya ikan air tawar cukup berkembang. Ini menjadi peluang ekonomi yang bisa terus ditingkatkan dengan pendampingan dan pengelolaan yang baik. Saya berharap potensi alam yang ada bisa dikelola secara optimal, memberi manfaat ekonomi, sekaligus menjaga kelestarian lingkungan demi generasi mendatang,”tutupnya. (Adv)
