KLIKSUKABUMI.COM – Suasana khidmat dan penuh antusiasme mewarnai Masjid Al-Umm Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI) pada Selasa malam (17/2/2026).
Ribuan jamaah memadati area masjid untuk melaksanakan salat Tarawih perdana, menandai dimulainya ibadah bulan suci Ramadan 1447 H bagi warga Muhammadiyah.
Berdasarkan Maklumat Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, awal Ramadan tahun ini jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026. Pelaksanaan ibadah di Masjid Al-Umm pun dipimpin langsung oleh Ustaz M Thariq Aziz sebagai imam.
Sejak sebelum waktu Isya, jamaah yang terdiri dari dosen, mahasiswa, hingga masyarakat umum mulai membanjiri ruang utama masjid. Tak hanya warga sekitar, karyawan dari instansi terdekat seperti BPJS pun tampak ikut bergabung dalam barisan saf.
Wakil Rektor I Bidang Keislaman UMMI, Asep Muhammad Ramdhan, menyatakan bahwa kehadiran jamaah tahun ini meningkat signifikan.
"Alhamdulillah, kita bisa melaksanakan salat Tarawih berjamaah hari ini. Saya melihat ada dosen, warga sekitar, hingga teman-teman dari BPJS yang berkantor di Gang Koperasi. Umumnya keluarga besar UMMI dan masyarakat setempat ikut bergabung," ujar Asep.
Pihak universitas memang memberikan imbauan khusus kepada seluruh sivitas akademika untuk meramaikan masjid kampus.
"Kami juga memfasilitasi warga setempat yang ingin melaksanakan Tarawih berbarengan dengan Muhammadiyah," tambahnya.
Menyikapi Perbedaan dengan Bijak
Terkait potensi perbedaan metode penentuan awal Ramadan dengan organisasi lain atau pemerintah, Asep Muhammad Ramdhan menanggapi hal tersebut sebagai dinamika yang wajar dalam beragama.
Ia menekankan pentingnya menjaga persaudaraan sesama muslim.
"Itu biasa lah, ada perbedaan cuma di cara menentukan saja. Saya pikir tidak masalah ada perbedaan antara Muhammadiyah dengan organisasi lain, itu hal yang wajar. Mungkin pendekatan yang digunakan berbeda, yang penting kita sama-sama muslim, semua sama," tegasnya.
Menutup keterangannya, Asep berharap momentum Ramadan 1447 H ini dapat menjadi titik balik peningkatan ibadah bagi masyarakat, khususnya di wilayah Sukabumi.
"Saya berpesan kepada seluruh warga muslim, khususnya di Kota Sukabumi, semoga dalam pelaksanaan ibadah Tarawih di malam pertama ini kita mendapatkan keberkahan dari Allah SWT dan ibadah kita sampai akhir nanti diterima oleh-Nya," pungkasnya.
Pantauan di lapangan menunjukkan aktivitas serupa juga terjadi di titik-titik kekuatan Muhammadiyah lainnya di Sukabumi, seperti di wilayah Kadudampit dan kantor Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Sukabumi yang terpantau ramai dipadati jamaah.
Reporter : F. Alfi
Editor : Fikri