BSYpTfG6GpWoBUW6GpCiGpW5BY==
Terkini
klik

Harga Bitcoin Anjlok ke US$60.000, Sentimen Pasar Kripto Capai Titik Terendah Sejak 2022

Dipicu Oleh Aksi Jual Masif yang Membuat Harga Bitcoin Merosot
KLIKSUKABUMI.COM – Pasar kripto mengawali tahun 2026 dengan tekanan besar yang mengguncang kepercayaan investor. Harga Bitcoin (BTC) dilaporkan terjun bebas dari titik puncaknya, memicu sentimen ketakutan (fear) terdalam sejak tragedi market crash besar tahun 2022 silam.

Kondisi ini menciptakan gelombang kepanikan yang tidak hanya menyerang investor ritel pemula, tetapi juga mulai menggoyang stabilitas investor institusional.

Level Ketakutan Ekstrem Menghantui Pasar

Sentimen pasar aset digital saat ini berada pada level "Extreme Fear", menyentuh angka indeks terendah dalam tiga setengah tahun terakhir. Kemerosotan drastis Indeks Fear & Greed ini dipicu oleh aksi jual masif yang membuat harga Bitcoin merosot hingga ke kisaran US$60.000.

Penurunan nilai sebesar 38 persen hanya dalam hitungan minggu ini mencerminkan volatilitas luar biasa yang menghapus minat beli jangka pendek. Para analis melihat situasi ini menyerupai fase bottom pada pasar bearish masa lalu, namun dengan tekanan eksternal yang jauh lebih kompleks.

Gelombang Likuidasi Triliunan Rupiah

Kejatuhan harga Bitcoin secara mendadak memicu efek domino yang menghancurkan posisi perdagangan leverage. Tekanan jual besar tersebut menyebabkan ratusan ribu trader mengalami kerugian total dalam waktu singkat.

Tercatat lebih dari US$2,7 miliar posisi perdagangan terhapus, dengan dominasi utama pada posisi long leverage. Fenomena ini membuktikan bahwa banyak investor mengambil risiko terlalu tinggi di tengah kondisi pasar yang sedang rapuh. 

Likuidasi massal ini tidak hanya memukul Bitcoin, tetapi juga mempercepat penurunan harga pada Ethereum (ETH) dan berbagai aset altcoin lainnya.

Tekanan Ekonomi Makro dan Saham Teknologi

Koreksi tajam ini tidak terlepas dari pengaruh faktor ekonomi global. Para trader menilai pelemahan kripto sangat dipengaruhi oleh gelombang penjualan di pasar saham teknologi dan kekhawatiran terhadap perlambatan ekonomi makro.

Beberapa faktor kunci yang memperparah sentimen negatif ini meliputi ekspektasi perlambatan ekonomi global, berhentinya kebijakan pemotongan suku bunga agresif, serta menurunnya minat terhadap aset berisiko. 

Ketika pasar modal tradisional tertekan, investor besar cenderung melakukan penyesuaian portofolio dengan menarik modal dari aset kripto untuk menjaga likuiditas.

Institusi Mulai Menarik Diri

Penurunan kepercayaan ini kini merambah ke level institusional. Sebagai pihak yang biasanya menjadi penyangga stabilitas pasar, institusi besar kini mulai merombak strategi risiko mereka. 

Retraksi modal dari pemain besar ini mengakibatkan likuiditas pasar semakin mengering dan meningkatkan kecemasan di seluruh ekosistem kripto.


Reporter : F. Alfi
Editor : Fikri 

Harga Bitcoin Anjlok ke US$60.000, Sentimen Pasar Kripto Capai Titik Terendah Sejak 2022
Periksa Juga
Next Post
Tautan berhasil disalin