BSYpTfG6GpWoBUW6GpCiGpW5BY==
Terkini
klik

Darurat Sampah Kota Sukabumi: TPA Cikundul Overkapasitas, Pemkot Siapkan Skema Sayembara dan Desentralisasi Pengolahan

Meski Over Kapasitas, TPA Cikundul Masih Dioptimalkan

KLIKSUKABUMI.COM – Kondisi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cikundul saat ini berada dalam titik kritis. Secara teknis, lahan yang tersedia sudah tidak layak untuk menampung kiriman sampah baru.

Menanggapi situasi tersebut, Pemerintah Kota Sukabumi tengah memutar otak untuk mengalihkan beban pembuangan akhir ke skema pengolahan sampah berbasis wilayah.

​Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana, mengakui bahwa TPA Cikundul saat ini dioptimalkan melalui metode "gali-urug" dan pembuatan terasering demi memperpanjang umur operasional yang diprediksi hanya bertahan 1 hingga 1,5 tahun lagi.

​Sebagai langkah konkret, Pemkot Sukabumi meluncurkan sayembara konsep penanganan sampah terbaik yang diikuti oleh 33 kelurahan.

​"Konsep dan skema terbaik terkait penanganan sampah nanti akan kita umumkan di ulang tahun kota. Tiga terbaik akan diimplementasikan di beberapa wilayah sebagai raw model," ujar Bobby Maulana saat diwawancarai Kliksukabumi pada Senin (9/2/2026).

​Pemenang sayembara tidak hanya mendapatkan uang tunai, tetapi juga mesin pengolahan sampah plastik untuk langsung beroperasi di wilayah masing-masing.


​Optimalisasi TPS3R dan Teknologi Biopori

​Selain sayembara, Pemkot juga mendorong penguatan di level RW. Contoh nyata telah berjalan di wilayah Subang Jaya, di mana masyarakat mulai menerapkan sistem biopori menggunakan buis untuk mengelola sampah organik secara mandiri.

​Untuk skala yang lebih besar, Pemkot berencana mengoptimalkan Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS3R) dengan mesin yang mampu mengolah 5 hingga 6 ton sampah per hari.

Bobby menekankan bahwa tantangan utama saat ini bukanlah pengadaan alat, melainkan kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM).

​"Bukan kita tidak mampu membeli alat, yang kita kesulitan saat ini adalah SDM-nya untuk menjalankan mesin tersebut. Nanti kita akan tunjuk PIC-nya dan buatkan manajemen terbaik. Jika berhasil, kita tambah mesin tersebut di 33 kelurahan. 5 ton dikali 33 kelurahan, saya pikir selesai itu (masalah sampah)," tambahnya.

​Upaya memperpanjang napas TPA Cikundul terpaksa dilakukan karena rencana pembangunan TPA bersama di belakang lahan PT Semen Jawa masih menemui kendala, mulai dari perizinan provinsi hingga potensi keberatan warga sekitar.

​Di sisi lain, Bobby mengingatkan bahwa rampungnya proyek jalan tol menuju Sukabumi akan menjadi pedang bermata dua. Mobilitas orang yang meningkat dipastikan akan berbanding lurus dengan peningkatan volume sampah. 

Oleh karena itu, skema desentralisasi pengolahan sampah di tingkat kelurahan menjadi harga mati sebelum TPA Cikundul benar-benar tertutup total.


Redaktur : F. Alfi

Editor : Fikri


Darurat Sampah Kota Sukabumi: TPA Cikundul Overkapasitas, Pemkot Siapkan Skema Sayembara dan Desentralisasi Pengolahan
Periksa Juga
Next Post
Tautan berhasil disalin