KLIKSUKABUMI.COM. - Pemerintah resmi menggulirkan program bantuan sosial di awal tahun 2026. Salah satu yang paling dinantikan masyarakat adalah Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) atau Program Sembako.
Pada periode Februari 2026 ini, penyaluran masuk ke dalam tahap awal yang mencakup alokasi Januari hingga Februari.
Menariknya, pencairan kali ini dilakukan secara kumulatif. Artinya, setiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM) akan menerima total bantuan sebesar Rp600.000.
Agar proses pengambilan bantuan berjalan lancar dan tepat sasaran, penting bagi Anda untuk memastikan status kepesertaan terlebih dahulu.
Langkah Praktis Cek Status via Kemensos
Metode paling akurat untuk mengecek status bantuan adalah melalui kanal resmi Kementerian Sosial. Anda dapat mengakses laman https://cekbansos.kemensos.go.id/ atau menggunakan aplikasi Cek Bansos.
Caranya cukup mudah: masukkan data wilayah mulai dari tingkat Provinsi hingga Desa/Kelurahan, lalu input nama lengkap sesuai KTP. Sistem akan menampilkan daftar program bantuan yang terdaftar atas NIK Anda.
Pastikan Anda hanya mengakses situs dengan domain .go.id guna menghindari penipuan atau pencurian data melalui situs palsu.
Pantau Saldo KKS dan Mutasi Rekening
Bagi Anda yang menerima bantuan melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) atau Bank Himbara, pengecekan saldo secara berkala sangat disarankan.
Anda bisa memeriksa mutasi rekening melalui ATM atau menanyakan langsung kepada agen e-warong terdekat.
Namun, harap bersabar dan tidak terburu-buru pergi ke ATM jika belum ada konfirmasi resmi.
Perlu diingat bahwa jadwal pencairan di tiap daerah bisa berbeda-beda tergantung kebijakan teknis di wilayah masing-masing.
Verifikasi Melalui Pendamping Sosial
Jika nama Anda tidak muncul di laman pencarian namun merasa berhak menerima bantuan, jangan panik. Langkah terbaik adalah berkoordinasi dengan pengurus RT/RW, pihak kantor kelurahan, atau menghubungi pendamping sosial setempat.
Petugas di tingkat desa biasanya memegang daftar distribusi (BNBA) dan jadwal pengambilan yang lebih mendetail. Mereka akan membantu melakukan verifikasi data atau memberikan penjelasan terkait status kepesertaan Anda.
Dengan memantau informasi melalui kanal resmi dan berkoordinasi dengan petugas lapangan, Anda dapat memastikan bantuan Rp600.000 ini tersalurkan dengan aman untuk membantu kebutuhan pangan keluarga.
Reporter : F. Alfi
Editor : Fikri