BSYpTfG6GpWoBUW6GpCiGpW5BY==
Terkini
klik

Babak Baru Kasus Dugaan Penganiayaan Anak Hingga Tewas di Surade Sukabumi, Ibu Tiri Jalani Pemeriksaan Psikologis

Ibu Tiri NS Jalani Behavior Analysis Investigtion (BAI) di Mapolres Sukabumi
KLIKSUKABUMI.COM – Satreskrim Polres Sukabumi resmi meningkatkan status perkara kematian NS (12), bocah laki-laki asal Kecamatan Surade yang diduga menjadi korban penganiayaan ibu tirinya, ke tahap penyidikan. 

Langkah tegas ini diambil setelah penyidik meyakini adanya bukti kuat unsur pidana dalam kasus yang menyita perhatian publik tersebut.

Kapolres Sukabumi, AKBP Samian, menegaskan bahwa berdasarkan hasil penyelidikan maraton, ditemukan indikasi kekerasan fisik maupun psikis yang dialami oleh korban sebelum meninggal dunia.

"Kita sudah menemukan beberapa alat bukti yang tentunya bisa kita yakini ini ada peristiwa pidana yaitu pidana dugaan kekerasan baik fisik ataupun psikis terhadap Korban Anak yakni saudara NS," ujar Samian dalam keterangan resminya, Senin (23/2/2026).

Penyelidikan mendalam mengungkap fakta memilukan di balik kematian NS. Berdasarkan hasil visum luar yang diterima penyidik, ditemukan sejumlah luka pada tubuh korban yang mengarah pada tindakan kekerasan fisik secara sengaja.

"Untuk visum luar sudah kita dapatkan bagaimana korban mengalami luka. Luka pada badan kemudian ada area muka yang disebabkan oleh trauma panas dan juga trauma benda tumpul," jelas Samian.

Meski temuan awal sudah cukup kuat, pihak kepolisian masih menunggu hasil autopsi menyeluruh dari ahli forensik. Hasil tersebut nantinya akan menjadi landasan utama untuk memperkuat struktur pembuktian dalam proses hukum selanjutnya.

Dalam mengungkap kasus ini, Polres Sukabumi menerapkan metode Scientific Crime Investigation (SCI). Pihak kepolisian tidak hanya mengandalkan keterangan saksi, tetapi juga berkolaborasi lintas sektoral untuk memastikan keakuratan data.

Pihak kepolisian telah melibatkan dinas terkait untuk melakukan pemeriksaan psikologi forensik. Selain itu, kolaborasi juga dilakukan dengan Mabes Polri untuk melakukan uji toxin forensik guna mendalami kemungkinan adanya zat berbahaya di tubuh korban. Hingga saat ini, sedikitnya 16 orang saksi telah diperiksa secara intensif oleh penyidik.

"Kita melakukan kolaborasi dengan dinas terkait dari mulai psikologi forensiknya juga kita libatkan Mabes Polri untuk kita lakukan toxin forensik," tambahnya.

Alibi Ibu Tiri Terus Didalami

Saat ini, fokus utama penyidik tertuju pada TR, ibu tiri korban. Polisi tengah membedah keterangan TR melalui metode Behavior Analysis Interview (BAI) untuk menguji konsistensi pernyataan dan alibi yang diberikan.

Samian menekankan bahwa pihaknya mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam menangani perkara ini. Polisi akan memeriksa secara detail setiap alibi yang disampaikan oleh TR dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP).

"Untuk saudari TR kita sudah melakukan BAI kemudian kita sudah naikkan sidik dan kita saat ini sedang mendalami dalam berita acara pemeriksaan yang tentunya kita tidak gegabah. Kita akan cek semua alibi," pungkasnya.


Reporter : F. Alfi 
Editor : Fikri

Babak Baru Kasus Dugaan Penganiayaan Anak Hingga Tewas di Surade Sukabumi, Ibu Tiri Jalani Pemeriksaan Psikologis
Periksa Juga
Next Post
Tautan berhasil disalin