BSYpTfG6GpWoBUW6GpCiGpW5BY==
Terkini
klik

Ayah Korban Tuntut Keadilan, Bocah 12 Tahun di Surade Sukabumi Diduga Tewas Dianiaya Ibu Tiri

Korban Pernah Mengalami Penganiayaan yang Sama Oleh Ibu Tiri

KLIKSUKABUMI.COM – Kematian tragis NS, seorang anak laki-laki berusia 12 tahun asal Kampung Cimandala, Desa Cipeundeuy, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, memicu kemarahan keluarga. 

Korban meninggal dunia dengan kondisi tubuh penuh luka yang diduga kuat akibat tindakan kekerasan di luar batas kemanusiaan yang dilakukan oleh ibu tiri korban.

​Ayah kandung korban, Anwar Satibi, menyatakan bahwa dugaan penyiksaan terhadap anaknya bukan merupakan kejadian pertama. Sebelumnya, NS pernah mengalami kekerasan fisik hingga menderita luka lebam di sekujur tubuh. 

Namun, pada saat itu Anwar memilih menempuh jalan damai melalui mediasi karena menganggap kejadian tersebut sebagai ujian pribadi.

​"Dulu pernah ada penyiksaan, tapi diselesaikan secara mediasi. Sekarang, kalau memang terbukti ada indikasi perlakuan yang di luar batas, saya mohon pelaku dihukum yang seberat-beratnya," tegas Anwar. 

Ia juga menyebutkan bahwa bukti rekaman video kondisi korban serta saksi dari pihak kepolisian setempat menjadi dasar kuat atas kecurigaannya.


​Kesaksian Memilukan Dipaksa Minum Air Panas

​Kondisi NS saat masuk ke RSUD Jampangkulon sangat memprihatinkan. Kakek angkat korban, Isep Dadang Sukmana, mengungkapkan bahwa terdapat banyak luka melepuh yang tersebar di bagian tangan, kaki, hingga perut. Luka-luka tersebut menyerupai bekas siraman air panas.

​Informasi yang lebih mengejutkan muncul dari pengakuan korban sebelum menghembuskan napas terakhir. 

Berdasarkan keterangan Isep, NS mengaku sempat dipaksa meminum air panas. "Dia mengaku dihadapan orangtuanya bahkan ada seorang anggota kepolisian saat itu, bahwa korban dipaksa minum air panas oleh ibu tirinya,' ujar Isep. 

Pengakuan memilukan ini kabarnya disampaikan korban di hadapan orang tuanya sendiri sebelum kondisi kesehatannya memburuk.

​Meski indikasi kekerasan terlihat jelas secara kasatmata, pihak keluarga masih menunggu hasil resmi autopsi dari pihak kepolisian untuk memastikan penyebab utama kematian dan menentukan siapa pihak yang bertanggung jawab. 

Isep menegaskan bahwa keluarga belum bisa menunjuk pelaku secara pasti sebelum ada penjelasan resmi dari aparat penegak hukum.

"Kita masih menunggu hasil autopsi," pungkas Isep.

​Kini, kasus yang menimpa NS menjadi sorotan masyarakat Sukabumi. Keluarga berharap pihak kepolisian bergerak cepat agar keadilan bagi bocah malang tersebut dapat segera ditegakkan tanpa ada intervensi dari pihak manapun.

Satreskrim Polres Sukabumi melalui Kasat Reskrim, AKP Hartono membenarkan bahwa telah menerima laporan dari ayah kandung korban. Namun, polisi masih menunggu hasil autopsi korban untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut.

"Sabar ya, kita masih tunggu hasil autopsi," singkatnya.



Reporter  : F. Alfi

Editor : Fikri

Ayah Korban Tuntut Keadilan, Bocah 12 Tahun di Surade Sukabumi Diduga Tewas Dianiaya Ibu Tiri
Periksa Juga
Next Post
Tautan berhasil disalin