KLIKSUKABUMI.COM – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sukabumi mengeluarkan peringatan keras bagi para siswa agar tidak terlibat dalam aksi tawuran, khususnya pada bulan suci Ramadhan, di waktu malam hingga menjelang sahur.
Fenomena "perang sarung" atau tawuran antar-kelompok pelajar menjadi perhatian serius. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Deden Sumpena, menyatakan bahwa pihaknya telah memberikan instruksi khusus kepada seluruh kepala sekolah di tingkat SD maupun SMP untuk melakukan langkah preventif.
"Perhatian khusus sudah saya sampaikan kepada para pihak sekolah agar diteruskan kepada para orang tua murid. Kami berharap waktu malam bisa dimanfaatkan dengan hal-hal positif, seperti ibadah atau belajar, bukan malah berkeliaran di jalanan," ujar Deden kepada Kliksukabumi.com, Selasa (24/2/2026).
Deden menekankan bahwa pengawasan di luar jam sekolah sepenuhnya berada di tangan orang tua. Ia meminta para wali murid untuk memastikan anak-anak mereka berada di rumah dan mengisi waktu dengan kegiatan yang bermanfaat.
Meski pihak sekolah rutin memberikan edukasi mengenai bahaya tawuran dan kenakalan remaja, Deden mengakui bahwa jangkauan pengawasan guru terbatas pada lingkungan formal.
"Himbauannya selama di sekolah saja. Begitu mereka pulang dan memasuki waktu malam, kendali ada pada lingkungan keluarga," tambahnya. (Adv).
