BSYpTfG6GpWoBUW6GpCiGpW5BY==
Terkini
klik

164 Ribu Kartu KIS Nonaktif, Bupati Sukabumi Instruksikan Rumah Sakit Jangan Tolak Pasien

KLIKSUKABUMI.COM – Krisis jaminan kesehatan melanda Kabupaten Sukabumi di awal tahun 2026. Sebanyak 164 ribu warga peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) APBN secara mengejutkan mendapati kartu Indonesia Sehat (KIS) mereka tidak lagi aktif. 

Kondisi ini sempat memicu kekacauan di sejumlah rumah sakit saat warga baru mengetahui hak layanan kesehatan mereka terputus di tengah masa perawatan.

Menanggapi situasi darurat tersebut, Bupati Sukabumi, Asep Japar, menegaskan bahwa pemerintah daerah akan "pasang badan" demi menjamin akses medis masyarakat tidak terhenti.

Langkah Reaktivasi ke Pemerintah Pusat

Saat ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukabumi tengah menempuh langkah reaktivasi dengan menjalin komunikasi intensif ke pemerintah pusat. 

Tujuannya adalah mengembalikan kuota PBI yang sempat terputus agar beban pembiayaan kembali ditanggung oleh APBN.

"Kami tetap berupaya ke pusat. Harapannya, PBI yang dinonaktifkan bisa aktif kembali. Sembari mengusulkan reaktivasi, kami juga menyiapkan skema agar warga Sukabumi tetap punya kepastian layanan kesehatan," ujar Asep Japar usai menghadiri peresmian sekolah di Kecamatan Warudoyong, Jumat (13/2/2026).

Instruksi Tegas Nyawa di Atas Administrasi

Menyadari proses birokrasi di tingkat pusat membutuhkan waktu, pria yang akrab disapa Asjap ini mengeluarkan instruksi tegas kepada seluruh fasilitas kesehatan (faskes) di Kabupaten Sukabumi. 

Ia menekankan bahwa urusan administrasi tidak boleh mengalahkan keselamatan nyawa manusia.

Bupati memastikan tidak boleh ada diskriminasi layanan, terutama bagi warga kurang mampu yang terdampak pemangkasan kuota BPJS dari pusat.

"Sudah lama saya tegaskan, jangan sampai ada pasien datang ditolak atau yang mau pulang ditahan karena masalah biaya. Komitmen saya jelas, warga Kabupaten Sukabumi harus tetap dilayani dengan baik," tegas Asep Japar.

Di tengah pengelolaan APBD yang ketat, Pemkab Sukabumi kini berpacu dengan waktu untuk mencari solusi pembiayaan alternatif. Hal ini menjadi ujian nyata bagi visi layanan publik Kabupaten Sukabumi di tahun 2026.

Langkah cepat Bupati ini memberikan sedikit napas lega bagi warga pelosok yang tengah cemas akan nasib kesehatan mereka. Pemkab berkomitmen untuk terus melobi pusat guna mendapatkan kembali kuota PBI sembari memastikan rumah sakit tetap menjalankan fungsi sosialnya tanpa hambatan biaya bagi yang membutuhkan.


Reporter : F. Alfi
Editor : Fikri

164 Ribu Kartu KIS Nonaktif, Bupati Sukabumi Instruksikan Rumah Sakit Jangan Tolak Pasien
Periksa Juga
Next Post
Tautan berhasil disalin