KLIKSUKABUMI.COM – Setelah menempuh perjalanan panjang yang penuh tantangan, Lanti, Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Citamiang, Kota Sukabumi, akhirnya tiba di tanah air pada Jumat (30/1/2026). Setibanya di Sukabumi, Lanti langsung dilarikan ke RSUD Syamsudin SH karena kondisi fisiknya yang sangat lemah.
Proses kepulangan Lanti tidak berjalan mulus. Faktor cuaca buruk sempat menghambat jadwal penerbangan, membuat keluarga harus menunggu lebih lama dari yang dijadwalkan.
Ketua RT 03/07 Kelurahan Citamiang, Yana Suryana (52), mengonfirmasi bahwa keterlambatan tersebut sempat memicu kekhawatiran pihak keluarga.
"Alhamdulillah Ibu Lanti sampai dengan selamat. Perjalanan agak lambat karena ada delay faktor cuaca. Keluarga sudah menunggu dari pagi, baru sampai di Sukabumi subuh tadi dan langsung dibawa ke RSUD," ujar Yana, Kamis (30/1/2026).
Lanti mendarat di bandara sekitar pukul 03.00 WIB dan tiba di rumah sakit tepat pukul 06.00 WIB. Emis (60), kakak ipar Lanti, mengungkapkan rasa syukur sekaligus harapannya setelah penantian selama 18 jam.
"Perasaannya ya bahagia, alhamdulillah. Harapan ke depan mudah-mudahan ada bantuan supaya Lanti bisa produktif di rumah dan tidak perlu berangkat ke luar negeri lagi," tutur Emis.
Humas RSUD Syamsudin SH, dr. Irfan, menjelaskan bahwa saat ini Lanti sedang dalam penanganan intensif di ruang IGD. Saat masuk, pasien menunjukkan gejala lemas dan pucat (anemia), meski masih dalam kondisi sadar.
Berdasarkan pemeriksaan awal, pihak medis menemukan indikasi adanya tumor rahim. Hasil ini sinkron dengan catatan medis yang dibawa Lanti dari China.
"Saat ini fokus kami adalah stabilisasi keadaan umum. Hasil pemeriksaan awal mengarah pada benjolan atau tumor rahim, selaras dengan hasil pemeriksaan di China dan kondisi anemia. Namun, sejauh ini belum mengarah ke kanker serviks," jelas dr. Irfan.
Pihak rumah sakit mengakui adanya tantangan teknis dalam menangani kasus Lanti, terutama terkait rekam medis pasien yang sepenuhnya tertulis dalam bahasa Mandarin.
Tim medis saat ini tengah berupaya menerjemahkan dokumen tersebut agar tindakan yang diambil bisa lebih akurat.
Ke depan, RSUD Syamsudin SH tidak hanya fokus pada pemulihan fisik. Berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Sukabumi, pihak rumah sakit berencana melibatkan psikolog klinis untuk memeriksa kondisi kejiwaan Lanti setelah kondisinya stabil.(FRA)