BSYpTfG6GpWoBUW6GpCiGpW5BY==
Terkini
klik

Kisah Heroik Kapolsek Simpenan Terjebak Longsor di Jalur Bagbagan-Kiaradua, Lari Selamatkan Diri Saat Dini Hari

Kepolisian Berjaga Untuk Amankan Warga yang Nekad Melintas

KLIKSUKABUMI.COM – Aksi dramatis dialami oleh Kapolsek Simpenan, AKP Bayu Sunarti, saat menjalankan tugas pemantauan bencana longsor di ruas jalan nasional Bagbagan - Kiaradua, tepatnya di Kampung Cimapag, Desa Loji, Kecamatan Simpenan. AKP Bayu sempat terjebak dalam situasi mencekam ketika material tanah dan batu kembali ambrol dari tebing saat dirinya tengah beristirahat.

Peristiwa ini bermula dari hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak Jumat (09/01/2026). Pada Minggu pagi, akses jalan di titik Cimapag sebenarnya masih bisa dilalui dengan sistem buka-tutup. Namun, kondisi memburuk pada siang hari sekitar pukul 12.20 WIB.

"Terjadi longsoran dari atas di Kampung Cimapag yang mengakibatkan ruas jalan dari Bagbagan menuju Kiaradua tertutup total. Kendaraan roda dua maupun roda empat sama sekali tidak bisa melintas," ujar Bayu saat memberikan keterangan, Senin (12/01/2026).

Detik-Detik Mencekam di Tengah Malam

Hingga dini hari, AKP Bayu bersama anggota Polsek Simpenan dan petugas Dinas PU tetap berjaga di lokasi untuk mengantisipasi warga yang nekat melintas, mengingat kondisi jalan yang gelap dan material batu yang terus berjatuhan.

Sekitar pukul 02.00 WIB, tim memutuskan beristirahat sejenak di sebuah bengkel milik warga sambil memantau situasi. Namun, ketenangan itu pecah pada pukul 03.00 WIB pagi.

"Saat itu hujan masih deras, tiba-tiba terdengar suara gemuruh dari atas tebing. Batu-batu kecil hingga besar mulai berjatuhan. Kami langsung berhamburan lari keluar dari bengkel mencari titik aman," kenangnya.

Evakuasi Diri Tanpa Seragam Lengkap

Kondisi saat itu sangat darurat. Karena sempat kehujanan sejak siang, AKP Bayu saat itu sudah melepas seragam dan sepatu untuk dikeringkan.

"Saya sendiri melepas baju seragam, diganti jaket karena basah kuyup dari siang. Baju digantung di tembok, sepatu pun dilepas. Pas kejadian, kami bingung sambil lari membawa barang bawaan seadanya karena air dan batu semakin deras menuju bengkel tempat kami berteduh," tambahnya.

Beruntung, AKP Bayu dan anggota lainnya berhasil menyelamatkan diri ke sebuah warung yang posisinya lebih aman. Setelah situasi sedikit mereda sekitar pukul 04.30 WIB, terpantau material longsoran berupa gundukan batu telah menumpuk di lokasi tempat mereka sebelumnya bersiaga.

Hingga saat ini, pihak kepolisian terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk proses evakuasi material longsor agar jalur vital Bagbagan - Kiaradua dapat segera kembali dilalui oleh masyarakat.(FKR)


Kisah Heroik Kapolsek Simpenan Terjebak Longsor di Jalur Bagbagan-Kiaradua, Lari Selamatkan Diri Saat Dini Hari
Periksa Juga
Next Post
Tautan berhasil disalin