KLIKSUKABUMI.COM – Komunitas ojek online (ojol) di Kota Sukabumi menegaskan bahwa kolaborasi erat yang kini terjalin dengan pihak kepolisian murni dilakukan demi menjamin keselamatan nyawa para pengemudi di jalanan.
Kerja sama ini sekaligus menepis stigma negatif mengenai peran mereka sebagai pemberi informasi kriminalitas di lapangan.
Ketua Komunitas All For One Ojol Sukabumi, Hendra Mulyadi, meluruskan anggapan miring yang terkadang muncul di kalangan masyarakat maupun internal pengemudi terkait kedekatan mereka dengan aparat.
Ia menegaskan bahwa menjadi mitra polisi bukan berarti menjadi pengkhianat atau 'cepu', melainkan sebuah langkah pertahanan diri.
"Ada sebagian teman-teman itu menganggapnya 'cepu', tapi kalau untuk keamanan kita, itu bukan 'cepu'. Ini demi keamanan masyarakat juga. Kita pekerja pelayanan 24 jam, inginnya nyaman bekerja siang dan malam hari," ujar Hendra, Senin (19/1/2026).
Hendra menambahkan bahwa selama ini pengemudi ojol sangat rentan menjadi korban kekerasan, mulai dari pengeroyokan hingga pembacokan oleh orang tidak dikenal.
"Rekan kita ada yang mendapatkan musibah pembacokan. Kami memohon dengan sangat agar kejadian-kejadian ini bisa ditiadakan. Jangan membuat kami was-was dalam beraktivitas," tambahnya.
Jalur Kilat Laporan ke Kapolres
Keinginan para pengemudi untuk bekerja tanpa rasa takut disambut langsung oleh Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Ardian Satrio Utomo.
Dalam pertemuan tersebut, Kapolres bahkan memberikan nomor kontak pribadinya kepada para driver ojol sebagai jalur laporan darurat jika melihat atau mengalami aksi kriminal.
"Beliau memberikan kontak langsung Kapolres Sukabumi Kota. Kami sangat berterima kasih dan antusias sekali. Jadi, jika ada kejadian kriminal, terutama yang menempatkan kita sebagai korban, teman-teman ojol bisa langsung berhubungan dengan kepolisian," jelas Hendra.
Komitmen Polisi Sikat Premanisme
Di sisi lain, Kapolres Sukabumi Kota menegaskan bahwa sinergi ini adalah bagian dari tagline kepolisian untuk memberantas premanisme secara tuntas.
Ia memastikan setiap informasi dari mitra ojol akan ditindaklanjuti secara cepat dan tegas.
"Bukan intel, kita semua mitra untuk menjaga Kamtibmas. Kenapa ojol? Karena ojol ini kan 24 jam keliling, semoga bisa membantu menjaga keamanan Kota Sukabumi. Maraknya gangster akan kita tindak tegas, itu sudah menjadi tagline kita," tegas AKBP Ardian Satrio Utomo.
AKBP Ardian juga mengimbau agar kolaborasi ini terus dijaga melalui komunikasi yang sehat.
"Ayo kita jaga bareng-bareng Sukabumi Kota dengan berbuat baik. Semoga kemitraan ini tidak hanya dengan ojol, tapi juga dengan elemen masyarakat lainnya," pungkasnya.(FRA)