KLIKSUKABUMI.COM – Aksi kekerasan keluarga menggemparkan warga Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi. Seorang pria berinisial AS (55) tega menghujamkan senjata tajam ke arah keponakannya sendiri, Jaenudin (39), dipicu masalah sepele hingga sengketa harta warisan.
Setelah sempat melarikan diri, pelarian sang paman berakhir pada Selasa (20/1/2026). Jajaran Polres Sukabumi berhasil meringkus pelaku yang sempat bersembunyi di wilayah Ciemas.
Kapolres Sukabumi, AKBP Samian, mengonfirmasi bahwa penangkapan ini merupakan hasil pengejaran intensif tim di lapangan pasca-kejadian berdarah tersebut.
"Pelaku berinisial AS sudah kami amankan pada hari ini, Selasa, setelah dilakukan pengejaran intensif sejak laporan diterima," ujar AKBP Samian di Mapolres Sukabumi pada Selasa (20/1/2026).
Kronologi: Berawal dari Pohon Jengkol
Berdasarkan keterangan Kasat Reskrim Polres Sukabumi, AKP Hartono, peristiwa ini terjadi pada Minggu (18/1/2026) sekitar pukul 12.00 WIB di Kampung Cibelender, Desa Cihaur.
Motif di balik aksi nekat ini disinyalir karena sakit hati yang menumpuk. Pelaku tidak terima pohon jengkol miliknya ditebang oleh korban untuk dijadikan kayu bakar. Selain itu, terdapat dendam lama terkait tanah warisan milik istri pelaku yang dijual oleh pihak keluarga korban.
"Secara tiba-tiba, AS menghampiri korban dan langsung melayangkan satu tusukan fatal yang mengenai perut sebelah kiri atau area rusuk korban," terang Hartono.
Usai menusuk keponakannya, AS melarikan diri ke daerah Ciemas karena takut diamankan massa. Namun, melalui pendekatan persuasif dan koordinasi dengan pihak keluarga, pelaku akhirnya berhasil diamankan polisi.
Saat ini, kondisi Jaenudin masih menjalani perawatan intensif di RSUD Palabuhanratu.
Tindakan Medis: Tim dokter menjadwalkan tindakan CT scan guna mengecek kerusakan organ dalam akibat luka tusuk.
Pelaku AS kini resmi mendekam di sel tahanan Mapolres Sukabumi untuk proses hukum lebih lanjut.(FRA)