KLIKSUKABUMI.COM – Cuaca ekstrem berupa angin kencang menerjang kawasan Terminal Lama Sukabumi pada Sabtu (24/1/2026) siang sekitar pukul 13.00 WIB. Peristiwa ini mengakibatkan sedikitnya sembilan lapak usaha warga ambruk dan memicu pemadaman aliran listrik secara total di area tersebut.
Saksi mata di lokasi kejadian menggambarkan situasi berlangsung sangat cepat dan mencekam. Bangunan non-permanen milik pedagang tidak mampu menahan tekanan angin yang masif, menyebabkan kerusakan material yang cukup signifikan.
Ningsih (45), salah satu pedagang nasi kebuli yang terdampak, menceritakan upayanya mempertahankan tempat usahanya saat angin kencang mulai melanda.
"Tadi mulai pukul 13.00 saya pegangi stan dagangan, saya pikir anginnya tidak akan terlalu kencang. Tapi ternyata makin kuat sampai ambruk semua. Lapak saya terbalik, motor jatuh, dan perabotan seperti gelas serta blender hancur semua," ujar Ningsih saat ditemui di lokasi, Sabtu (24/1/2026).
Meski kawasan tersebut dikenal rawan angin kencang, Ningsih yang sudah berjualan selama dua tahun menyebut insiden kali ini adalah yang paling parah yang pernah ia alami.
Meskipun kerusakan bangunan cukup parah, dipastikan tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Pihak pengelola kawasan Terminal Lama dilaporkan langsung melakukan tindakan darurat untuk membantu para pedagang.
Ningsih mengapresiasi langkah sigap perusahaan pengelola yang segera melakukan perbaikan agar aktivitas ekonomi warga bisa kembali berjalan.
"Alhamdulillah masih bisa lanjut jualan karena pihak perusahaan sigap bertanggung jawab dan langsung memperbaiki lapak saya," tambahnya.
Hingga berita ini diturunkan, cuaca ekstrem dilaporkan masih berpotensi melanda beberapa titik di wilayah Kota Sukabumi. Masyarakat dan pelaku usaha diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi kerusakan lanjutan, terutama bagi mereka yang memiliki bangunan dengan struktur non-permanen.(FRA)